Page 16 - STUNTING APLIKASI KOMPUTER
P. 16

29,6%  dengan rentang 19 % (Bali)  dan 40,2% (NTT). Lebih
                                dari separuh propinsi di Indonesia mempunyai prevalensi
                                stunting balita 0-59 bulan di atas rata-rata. Secara detail stunting
                                balita 0-59 bulan tiap propinsi dapat dilihat pada Gambar 9.















                                    Gambar 9.  Sebaran stunting 0-59 bulan di Indonesia
                                                       (PSG, 2017)
                                     Disparitas stunting  antar propinsi sangat lebar, hal ini
                                menunjukkan adanya pembangunan kesehatan yang tidak
                                merata.  Salah  satu  faktor  penyebab  disparitas  ini adalah
                                kondisi  geografis  yang beragam sehingga  mempengaruhi
                                pembangunan ekonomi, akses penduduk terhadap pangan,
                                fasilitas  pendidikan,  rumah  sakit,  puskesmas,  tenaga
                                pelayanan  kesehatan  yang  terampil,  transportasi  dan
                                komunikasi yang memadai.  Menurut hasil PSG 2017, terdapat
                                2  propinsi    dengan  prevalensi  balita  0-59  bulan  dengan
                                kategori  serius (>40%), yaitu  Propinsi Sulawesi Barat (40,1%)
                                dan Nusa Tenggara Timur (40,2%). Secara detail pada Gambar
                                10-11.














                                                                Tri Siswati, SKM, M.Kes.  11
   11   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21