Page 39 - Salam Cinta Quran - Desember 2021
P. 39

AMA ZI NG MA G A ZI N E          39



                    Perjuangan Riki Menjadi Santri


                                   Cinta Quran Center




                  P         erkenalkan, santri Cinta Quran    terlebih dahulu dari tempatnya bekerja,


                            Center yang satu ini bernama
                                                              ia pun langsung bertolak ke CQC tanpa
                            Riki Ardiansyah. Dia adalah
                            anak kedua dari tiga bersaudara   pulang kampung terlebih dahulu. Dia pun
                                                              bersyukur, bapaknya di kampung sudah
                  lahir. Dia berasal dari keluarga yang       mulai berjualan kembali.
                  sederhana. Riki menempuh pendidikannya,
                  mulai dari SD sampai SMK di Pemalang,       Setelah mengikuti proses belajar selama
                  Jawa Tengah. Jelang lulus SMK,              beberapa bulan, Riki mendapatkan kabar
                  bertepatan dengan suasana pandemi,          duka dari kampung. Bapaknya meninggal
                  usaha bapaknya sebagai pedagang             dunia. Kabar ini tentu membuatnya
                  nasi goreng turut terkena dampaknya.        sangat berduka. Beruntung, para ustaz
                  Usahanya pun bangkrut dan akhirnya jatuh    tetap berada di sampingnya, memberikan
                  sakit.                                      dukungan dan semangat agar ia bersabar
                                                              dan masih tetap bertahan melanjutkan
                  Cita-cita pemuda 19 tahun ini untuk         belajarnya di CQC.
                  melanjutkan kuliah pun urung. Ia
                  memutuskan untuk mencari pekerjaan          Kini, sepeninggal mendiang
                  di Jakarta. Ia sempat terkendala saat       bapaknya, untuk memenuhi
                  proses seleksi, sempat dua kali diminta     kebutuhan sehari-hari di
                  uang cukup besar sebagai syarat diterima    kampung ibu Riki membuka
                  bekerja. Namun karena akan tidak ada        usaha warung kecil-kecilan.
                  uang dan takut tidak berkah, ia lebih       Alhamdulillah kakaknya pun
                  memilih mundur. Sebagai gantinya,           sudah diterima kerja.
                  alhamdulillah ia diterima di salah satu     Riki berharap, suatu saat
                  perusahaan di Sawah Besar Jakarta.
                                                              ia bisa jadi orang

                  Di Jakarta, Riki tinggal di sebuah kontrakan   yang bermanfaat
                  dekat dengan tempat kerja. Dia harus        untuk umat dan
                  pandai mengatur pengeluaran dari            sesama. Dia
                  penghasilan yang diterimanya yang masih     bertekad untuk
                  di bawah UMR Jakarta. DIa mencoba           bisa menjadi
                  mengatur pengeluaran maksimal               jembatan
                  Rp30.000 per hari agar mengirim untuk       terhantarnya
                  orang tuanya di kampung.                    hidayah Al-
                                                              Quran. Dia pun
                  Setelah hampir setahun bekerja, Riki        gigih untuk terus
                  punya keinginan kuat untuk mondok. Ia       berjuang agar bisa
                  mendapatkan informasi tentang Cinta         memberikan mahkota
                  Quran Center (CQC). Dia pun mencobanya      untuk orang tuanya
                  dan alhamdulillah diterima. Setelah resign   kelak di surga.
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44