Page 63 - Salam Cinta Quran - Desember 2021
P. 63
AMA ZI NG MA G A ZI N E 63
Keinginannya untuk belajar sudah lama, dimulainya belajar sekira 10-15 menit, Bu
namun di tengah kondisi tatap muka yang Nengsih selalu chat terlebih dahulu untuk
masih dibatasi membuatnya bingung memastikan adanya bimbingan dan dirinya
harus belajar di mana dan kepada siapa. sudah siap untuk belajar. Masya Allah,
Alhamdulillah, dengan adanya informasi semangat luar biasa selalu dihadirkan
layanan CQ Call dari tim Cinta Quran yang demi keseriusannya dalam mempelajari
didapatkan melalui pesan WhatsApp, ilmu yang bisa menjadi bekal di akhirat
ia bersegera untuk mendaftarkan diri. nanti.
Baginya, ini suatu kesempatan yang rugi
untuk dilewatkan begitu saja. Kendala yang dialami Bu Nengsih dalam
membaca Al-Quran terkait dengan panjang
Teknis belajar melalui WhatsApp Video suatu huruf yang masih tertukar dan
Call membuat belajar begitu dekat dan pengucapan huruf hijaiyah sesuai tempat
interaktif. Jadwal yang didapatkannya keluarnya (makharijul huruf). Alhamdulillah
di setiap Sabtu, pukul 17.30-17.45 WIB selama 5 kali pertemuan masing-masing
dalam 5 kali pertemuan. Menjelang waktunya 15 menit, Bu Nengsih lebih
berhati-hati saat membaca ayat demi ayat
saat tilawah di rumah. Pembelajarannya
dimulai dari surah Al-Fatihah dan
dilanjutkan ke surah-surah pendek di Juz
30 yaitu An-Naas sampai Al Ikhlas.
Meski terasa singkat dan sebentar hanya 5
kali pertemuan dalam 1 sesi pendaftaran,
hal ini sangat membantu Bu Nengsih
dalam belajar Al-Quran secara online
melalui layanan CQ Call. Saat di pertemuan
kelima mendapatkan informasi bahwa
bisa daftar ulang lagi untuk melanjutkan
belajarnya, dirinya merespon baik. Bu
Nengsih menyampaikan, “Saya langsung
berpartisipasi lagi ya Mbak dengan senang
hati dan terus semangat untuk belajar Al-
Quran”.
Sebagai penutup, Bu Nengsih
menyampaikan, “Melalui layanan CQ
Call ini, saya sangat mengapresiasi.
Saya terbantu sekali, sangat senang dan
masih sangat rindu untuk terus mengikuti
program dari Cinta Quran. Sukses terus
untuk Cinta Quran, semoga menjadi
lembaga yang sukses mencetak generasi
yang cinta dengan Al-Quran, dan melalui
program-programnya bisa memberantas
buta aksara Al-Quran.”

