Page 23 - EVOLUSI
P. 23

3.  Distribusi Spesies Secara Geografis (Biogeografis)

                               Distribusi geografis dari spesies merupakan bukti lain yang dapat digunakan
                        untuk menunjukkan ada tidaknya garis keturunan secara evolusioner dari makhluk

                        hidup.  Contohnya  seperti  hewan  monotremata  dan  kebanyakan  marsupialia
                        (binatang berkantung) yang ditemukan hanya di Australia. Hal ini menunjukkan

                        bahwa nenek moyang umum mereka, yaitu mamalia berplasenta hidup  sebelum
                        tenggelamnya  jembatan  daratan  masa  lampau  antara Australia  dan Asia.  Robert

                        Charles  Darwin  sendiri  memperoleh  ide  mengenai  evolusi  pertama  kali  dari

                        fenomena penyebaran geografis spesies. Darwin mencatat bahwa tumbuhan dan
                        hewan  di  daerah  beriklim  sedang  (temperata)  di  Amerika  Selatan  memiliki

                        kekerabatan yang lebih dekat dengan spesies yang hidup di daerah tropis benua
                        tersebut  dibandingkan  dengan  spesies  di  daerah  beriklim  sama  namun  hidup  di

                        benua lain. Hal tersebut memunculkan suatu pernyataan bahwa organisme yang ada

                        di  suatu  pulau  memiliki  kekerabatan  dengan  organisme  yang  ada  di  pulau
                        terdekatnya karena berkembang dari nenek moyang yang sama.


                           4.  Embriologi Perbandingan

                               Perkembangan suatu organisme, atau ontogeni, mungkin berisi petunjuk-

                        petunjuk  tentang  sejarah  yang  dapat  digunakan  ahli  biologi  untuk  membangun

                        pohon evolusioner. Pada kelas vertebrata, seperti ikan, reptil, burung dan mamalia.
                        Meskipun tubuh individu Ketika dewasa berbeda jenis satu sama lainnya, namun

                        fase  awal  dari  perkembangan  embrionya  sangat  mirip.  Apabila  semakin  mirip,
                        makin  semakin  dekat  pula  kekeluargaannya.  Ontogeni  adalah  perkembangan

                        individu dari satu sel menjadi individu yang dewasa. Sedangkan, filogeni adalah
                        sejarah perkembangan makhluk hidup dari makhluk yang hidup sebelumnya. Para

                        ahli  berpendapat  bahwa  ontogeni  (perkembangan  individu)  adalah  ulangan  dari

                        revolusi  filogeni  (perkembangan  hubungan  kekerabatan  organisme).  Namun,
                        pendapat tersebut dianggap terlalu berlebihan karena tidak benar bahwa vertebrata

                        berevolusi  dari  bentuk  ikan  menjadi  bentuk  reptil,  kemudian  menjadi  bentuk
                        makhluk hidup lain yang berkaki empat.











                                                                                                     15
   18   19   20   21   22   23   24   25   26   27   28