Page 11 - E-Modul Simbad_Neat
P. 11
Gambar 5. 6 Kardinalitas Relasi Banyak ke Banyak ............................................ 95
Gambar 5. 7 Diagram E-R Untuk Relasi Satu ke Satu ......................................... 98
Gambar 5. 8 Diagram E-R untuk Relasi Satu ke Banyak ..................................... 99
Gambar 5. 9 Diagram E-R untuk Relasi Banyak ke Banyak .............................. 100
Gambar 5. 10 Derajat relasi “Mengajar” menjadi Banyak ke Banyak .............. 101
Gambar 5. 11 Diagram E-R dengan Kamus Data ............................................... 108
Gambar 5. 12 Diagram E-R dengan Derajat Relasi Minpmum .......................... 109
Gambar 5. 13 Diagram E-R dalam Notasi Lain .................................................. 110
Gambar 5. 14 Diagram E-R dalam Notasi yang lain lagi ................................... 110
Gambar 5. 15 Orangtua dan Hobbi sebagai Entitas Lemah (Weak Entity Set) .. 115
Gambar 5. 16 Dua Buah Sub-Entitas sebagai Hasil Spesialisasi ........................ 116
Gambar 5. 17 Relasi Tunggal (Unary Relation) ................................................. 117
Gambar 5. 18 Relasi Multi-Entitas (N-Ary Relation) dari 3 Himpunan Entitas . 118
Gambar 5. 19 Relasi Ganda antara Himpunan Entitas Dosen dan Kuliah .......... 120
Gambar 5. 20 Spesialisasi Gambar 5. 21 Generalisasi .................................... 122
Gambar 6. 1 Transformasi Himpunan Entitas ke Basis Data Fisik .................... 128
Gambar 6. 2 Transformasi Relasi Satu ke Satu ke Basis Data Fisik .................. 128
Gambar 6. 3 Transformasi Relasi Satu ke Banyak ke Basis Data Fisik ............. 130
Gambar 6. 4 Transformasi Relasi Banyak ke Banyak ke Basis Data Fisik ........ 131
Gambar 6. 5 Penerapan Himpunan Entitas Lemah ............................................. 132
Gambar 6. 6 Penerapan Sub Entitas Hasil Spesialisasi ....................................... 132
Gambar 6. 7 Penerapan Relasi Tunggal (Unary Relation) .................................. 133
Gambar 6. 8 Penerapan Relasi Multi-Entitas (N-ary Relation) .......................... 134
Gambar 6. 9 Penerapan Relasi Ganda di antara 2 Himpunan Entitas ................. 136
Gambar 6. 10 Penerapan Generalisasi 2 Himpunan Entitas ............................... 138
Gambar 6. 11 Contoh Indeks Primer yang tidak berdasarkan Key Primer ......... 144
Gambar 6. 12 Perimbangan antara Waktu dan Jumlah Indeks Sekunder ........... 146
Gambar 6. 13 Pertimbangan Pemilihan Struktur Penyimpanan Tabel ............... 151
Gambar 8. 1 Aktivitas dalam Pemrosesan Query ............................................... 177
Gambar 8. 2. Struktur DBMS untuk Pemrosesan Query .................................... 192
Gambar 9. 1 Hirarki Pemberian Otoritas Basis Data .......................................... 197
xi