Page 4 - E-Modul Simbad_Neat
P. 4
Perancangan basis data secara fisik adalah proses memproduksi deskripsi
implementasi basis data pada penyimpanan sekunder, mendeskripsikan struktur-
struktur penyimpanan dan metode-metode pengaksesan dalam meningkatkan
efektifitas pengaksesan. Pada tahap ini, perancangan fisik telah ditujukan untuk
system DBMS tertentu. Perancangan basis data tingkat fisik sudah dikaitkan dengan
platform dan perangkat lunak system manajemen basis data dimana basis data
diimplementasikan.
Langkah-langkah Metodologi Perancangan Basis Data
Berikut adalah perancangan basis data relasional :
• Dimulai dari perancangan basis data logik untuk basis data relasional
pada tahap 1 sampai dengan tahap 3.
• Perancangan dan implementasi basis data fisik untuk basis data
relasional pada tahap 4 sampai dengan tahap 7.
a. Tahap 1
Membangun rancangan data konseptual lokal berdasarkan pandangan
pemakai. Yaitu mengidentifikasikan himpunan entitas – himpunan entitas.
Mengidentifikasikan keterhubungan-keterhubungan (relationship),
mengidentifikasikan dan asosiasikan atribut-atribut pada entitas atau
keterhubungan, menentukan domain atribut, menentukan atribut-atribut candidate
key dan primary key, melakukan spesialisasi/generalisasi, menggambarkan
diagram ER, melakukan review model data konsep dengan pemakai.
b. Tahap 2
Membangun dan validasi model data logik lokal. Yaitu memetakan model
data konsep ke model data logik, melakukan turunan relasi-relasi dari model data
iv