Page 25 - E-Modul ecoliteracy berbasis PJBL (10)_compressed_Neat
P. 25
RANGKUMAN
Sampah adalah sisa kegiatan manusia yang sudah tidak digunakan
lagi. Jika tidak dikelola dengan baik, sampah dapat menimbulkan
berbagai masalah bagi lingkungan.
Tumpukan sampah dapat menyebabkan pencemaran udara, air, dan
tanah. Sampah juga dapat menjadi tempat berkembangnya kuman
penyebab penyakit.
Sampah plastik sangat sulit terurai. Plastik membutuhkan waktu yang
sangat lama untuk hancur dan dapat berubah menjadi potongan kecil
yang disebut mikroplastik.
Sampah yang menumpuk juga dapat menyumbat saluran air sehingga
menyebabkan banjir serta membahayakan hewan yang hidup di darat
maupun di laut.
Berdasarkan jenisnya, sampah dapat dibedakan menjadi beberapa
kelompok:
Sampah organik, yaitu sampah yang mudah terurai secara alami,
seperti sisa makanan, daun, dan kulit buah.
Sampah anorganik, yaitu sampah yang sulit terurai, seperti plastik,
kaca, dan kaleng.
Sampah kertas, yaitu sampah yang berasal dari bahan kertas
seperti koran, buku bekas, -atau kardus.
Sampah B3, yaitu sampah yang mengandung bahan berbahaya,
seperti baterai bekas, obat kedaluwarsa, dan lampu neon.
Sampah residu, yaitu sampah yang sulit diolah kembali, seperti
popok sekali pakai dan tisu kotor.
Salah satu cara untuk mengurangi masalah sampah adalah dengan
menerapkan pengelolaan sampah dengan prinsip 3R.
26 26 26

