Page 35 - BMH JATIM_MAJALAH MULIA EDISI JUNI 2022 Ver ONLINE
P. 35
bukanlah jaminan bahwa ketika ma yang kurang berinovasi terhadap
teri itu sudah dimiliki, langsung bisa perkembangan zaman saja, itu
cepat dalam mengeksekusi suatu bisa tergilas. Apalagi sampai jatuh
proyek. Sebab, kembali ada satu lagi ke jurang malas. Mari kita berkaca
yang harus ‘dihancurkan’ dalam diri kepada kasus Nokia. Perusahaan
untuk bisa bergerak; rasa malas itu ponsel yang menguasai dunia
tadi. pada tahun 1990an. khususnya di
Modal sebesar apapun. Relasi Indonesia. Namun, akibat dari ku
seluas apapun. Bila diri telah dikua rang cekatnya berinovasi, akhir
sai rasa malas, maka semua poten nya kalah total dengan pesaing
si yang ada akan disfungsi. Penulis nya. Bahkan generasi muda saat
secara pribadi pun memiliki kena ini, bukan mustahil tidak kenal
ngan akan hal ini. Dulu, waktu masih dengan merek HP legendaris
kuliah. Kami terhimpun dalam satu tersebut.
kelompok organisasi kepenulisan.
Ada satu anggota yang saya lihat Doa Khusus
pasif dalam berkarya. Maka, penulis Islam sangat mengecam keras
pun mencoba menyelidikinya. pribadi pemalas ini. Sebaliknya,
“Saya tidak punya laptop untuk sangat mendorong kaum muslimin
menulis,” ujarnya. Oke, bisa dimak memiliki semangat juang. Jiwa itu
lumilah. Mau pinjam, mungkin juga haru dimiliki sejak terbitnya fajar,
JANGAN MENJADI sungkan. sebagai simbol awal kehidupan
manusia.
khususnya
Alhamdulillah, tak lama berselang
makhluk,
Maka salah satu tuntunannya,
sahabat itu bisa membeli laptop. Tapi
KUKANG YANG ternyata juga tidak keluarke luar kaum muslimin dilarang tidur pagi.
Khususnya bakda shalat Shubuh.
karyanya. Ia masih saja pasif. Poin
Sebab, pada waktu itulah keber
nya, seperti terurai di atas; ternyata
PEMALAS adanya modal materi tak akan ada kahan Allah tercurahcurahkan
guna bila malas terus berkuasa.
kepada makhlukNya. Dikatakan
Buah dari kemalasan ini sangat
pula, tidur pagi itu bisa menjadi
luar biasa. Tak akan ada progresivi
tas ataupun produktivitas diri yang peng halang rizki (HR. Ahmad).
Mengingat begitu pentingnya
bisa dihasilkan dari perilaku ini. Maka semangat, dan bahanya perilaku
terjerumuslah menjadi orang yang malas, dalam sebuah tuntunan
merugi. Seperti ungkapan hikmah; doa, secara spesifik Rasulullah
“Barang siapa yang hari ini sama mengajarkan kepada umat Islam
dengan kemarin maka ia telah mer untuk bermunajat agar terhindar
ugi.” dari perilaku malas. Sabda beliau;
Orang pemalas akan selalu ke “Yaa Allah ya Tuham kami, se-
tinggalan, bahkan condong mem sungguhnya Aku berlindung ke-
bahayakan diri sendiri. Tak ubah nya pada-Mu daripada keluh kesah
kukang di atas. Apa yang bisa dilaku dan dukacita, aku berlindung ke-
kan oleh binatang yang jam tidurnya padamu dari lemah kemauan dan
saja sampai 20 jam. Meleknya hanya malas, aku berlindung kepada-Mu
4 jam. Dia tidak akan mampu men dari sifat pengecut dan kikir, dan
deteksi bahaya yang mengintainya. aku berlindung kepada-Mu dari
Dari ular dan sebagainya. tekanan hutang dan kezhaliman
Jangankan yang pasif. Mereka manusia.” (HR. Abu Dawud)
Syawal 1443/Juni 2022 | MULIA 31