Page 26 - Narkoba Di Kalangan Siswa
P. 26
Disamping butir - butir di atas, remaja memiliki
karakteristik yang rentan terkena penyalahgunaan narkoba,
yaitu: mudah dipengaruhi kawan, rasa ingin tahu yang tinggi,
ikut - ikutan teman, solidaritas kelompok, ingin menonjol
dengan tampil berani, mencari sensasi dan tantangan, serta
mengambil jalan pintas. Selanjutnya faktor penyebab remaja
terlibat narkoba dapat dirinci dari tiga aspek, yaitu: Pertama,
faktor individu, diantaranya a) ingin tahu rasanya atau ingin
coba - coba; b) ingin diterima atau masuk kelompok tertentu;
c) ingin menunjukkan kebabasan atau kedewasaan atau ikut
mode; d) ingin memperoleh kenikmatan dari efek obat; e)
ingin menghilangkan rasa sakit atau ketidaknyamanan yang
dirasakan dan berfikir obat dapat menghilangkan segala
persoalan; f) ingin mendapatkan perhatian orang tua; g)
kurangnya pemahaman dan penghayanan ajaran agama.
Kedua, faktor lingkungan, diantaranya adalah a) tekanan
kelompok sebaya “peer pressure”; b) hubungan dengan orang
tua yang tidak dekat dan tidak terbuka c) tinggal di lingkungan
pengguna narkoba; d) sekolah di lingkungan yang rawan
penyalahgunaan narkoba; e) bergaul dengan pengedar atau
pemakai; f) kurangnya kontrol sosial masyarakat terhadap
penyalahgunaan narkoba; g) gaya hidup yang dianggap
ngetrend (mengikuti perkembangan zaman)) kemudahan
fasilitas sehingga memudahkan transaksi. Ketiga, Faktor zat,
yaitu. a) adanya kemudahan atau ketersediaan narkoba “di
mana - mana”; b) zat yang digunakan menimbulkan
ketergantungan bagi sipemakainya, yang membuat seseorang
kehilangan kontrol sehingga akan terus menerus terpikir dan
berusaha untuk selalu menggunakannya
Suhertina | Narkoba di Kalangan Siswa | 19