Page 12 - MODUL FLUIDA STATIS_Linda Ewi Diana_71170516001
P. 12

a. Ulasan Materi

                  Kedalaman laut juga akan dipengaruhi tekanan hidrostatis yang dirasakan berbeda-beda oleh setiap makhluk.
                 Tekanan  hidrostatis  akan  meningkat  seiring  bertambahnya  kedalaman  yang  diukur  dari  permukaan  zat  cair,
                  akibat adanya gaya gravitasi. Adapun 1 atm sama dengan berat atm bumi di permukaan laut atau sekitar 14,6
                 pon per inci persegi. Tekanan air hidrostastis akan meningkat sekitar 1 atm untuk setiap 10 meter kedalaman
                  air. Jika tekanan udara dari permukaan laut adalah 1 atm, maka tekanan di kedalaman 838 meter seperti yang

                 dilaporkan posisi KRI Nanggala-402 adalah 83,3 atm. Sementara, paru-paru tanpa alat bantu manusia hanya
                  mampu menahan tekanan hingga maksimal 3 - 4 atm atau kedalaman 30 - 40 meter.










                 Pada saat mulai masuk kedalaman 200 meter, semua cahaya mulai hilang dan suhu turun drastis. Pada kondisi
                 ini, laut benar-benar hitam. Cahaya mungkin hanya berasal dari bakteri dan hewan yang menghasilkan cahaya.

                 Memasuki kedalaman hingga 1000 meter, cahaya matahari sudah tidak dapat masuk, yang ada hanyalah gelap
                 sebagai tanda keadaan bawah laut benar-benar sangat dingin.

                 Hal itu juga yang menjadi salah satu alasan kenapa awak kapal selam KRI Nanggala-402 tidak dapat begitu saja
                  keluar dari kapal selam. Berenang di laut pada kedalaman 850 dinilai sebagai  hal  yang tidak  mungkin bagi
                 manusia. Fenomena di atas merupakan salah satu kejadian yang berkaitan dengan materi Fluida Statis.





                                                                       Apakah yang dimakasud
                                                                       dengan  Itu Fluida Statis



                 1. Konsep Fluida dan Tekanan

                     Pada waktu di sekolah tingkat pertama, telah dikenalkan ada tiga jenis wujud zat, yaitu: zat
               padat, zat cair dan gas. Fluida adalah zat yang dapat mengalir dan memberikan sedikit hambatan
               terhadap perubahan bentuk ketika ditekan. fluida secara umum dibagi menjadi dua macam, yaitu
               fluida tak bergerak (hidrostatis) dan Fluida bergerak (hidrodinamis). Pada modul ini kita akan
               fokus pada pembahasan fluida yang tidak bergerak (hidrostatis) atau fluida statis.



               Modul Fluida Statis Kelas XI SMA                                                             7
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17