Page 4 - INFORMATIKA 7 - SMT-2 PERTEMUAN 11
P. 4

•    Skrip-skrip dalam Scratch berbasis blok printah yang hanya
                                                                                          dapat disusun dengan cara yang masuk akal, berdasarkan

                                                                                          bentuk blok yang menjadi pasangan blok lainnya.



                                                                                     •    Pemrograman dilakukan dengan menyeret blok perintah
                                                                                          dari palet ke dalam scripting panel (drag and drop) dan
                                                                                          perakitan blok-blok tersebut seperti menyusun potongan-

                                                                                          potongan puzzle, sehingga tidak mungkin mendapatkan
                                                                                          pesan error dari compiler.



                                                                                     •    Siswa tidak terganggu oleh compiler ketika mereka lupa titik
                                                                                          koma atau pasangan tanda kurung yang membuat siswa

                                                                                          merasa frustrasi atau “panik” dengan banjir kesalahan dari
                                                                                          compiler.



                                                                                     •    Setiap karakter dalam Scratch disebut Sprite.
   1   2   3   4   5   6   7   8   9