Page 6 - RKT2122
P. 6

BAB I PENDAHULUAN

                     A. Latar Belakang dan Sejarah Berdirinya  SMA Negeri 1 Pangalengan

                                Sekolah  adalah  salah  satu lembaga  pendidikan  formal.  Sebagai  suatu lembaga
                        pendidikan  formal,sekolah  berperan  sangat  menentukan  dalam  rangka  usaha  untuk

                        meningkatkan  kwalitas  pendidikan.  Dalam  konteks  pendidikan  formal,  transaksi  –
                        transaksi  belajar  mengajar  merupakan  kritik  temu  antara  subyek  didik  dengan

                        pendidik.Karena  itu  sekolah  sebagai  tempat  berlangsunganya  tansaksi  proses  belajar
                        mengajar  hendaknya  dapat  menciptakan  masyarakat  belajar.Dengan  demikian  dapat

                        diharapkan  tercapainya  tujuan  pendidikan  dan  sekolah  telah    ikut    memberikan
                        sumbangan  yang  dapat  menentukan  dalam  rangka  membentuk  masyarakat  Indonesia

                        seutuhnya.

                                SMA adalah suatu lembaga pendidikan menengah umum.Sebagai suatu lembaga

                        pendidikan  menegah  umum,  SMA  merupakan  suatu  lembaga  pendidikan  formal  yang
                        mempunyai tujuan umumyang tegas, yaitu:


                    a.  Mendidik manusia menjadi manusia pembangunan sebagai warga Negara Indonesia yang

                        berpedoman pada pancasila.
                    b.  Memberikan bekal kemampuan yang diperlukan siswa yang akan melanjutkan pendidikan
                        dipeguruan tinggi.

                    c.  Memberikan bekal kemampuan kepada siswa yang akan terjun kedunia kerja setelah ia

                        menyelesaikan dunia pendidikannya.
                                Untuk mencapai tujuan instruksionalnya tersebut di atas sebagai tanggung jawab
                        penuh  sekolah  (  SMA  )  ,  maka  sekolah  perlu  menyelenggarakan  kegiatan  –  kegiatan

                        pelayanan  yang  optimal;  Kegiatan  –  kegiatan  itu  perlu  meliputi  tiga  komponen  pokok

                        sekolah yang integral yang kalau dikelompokkan ada tiga usaha pokok, yaitu:

                    a.  Pemumukan  pengetahuan  ketrampilan  dan  sikap    (  nilai  )  melalui  kegiatan  kurikuler,

                        kokurikuler maupun ekstrakurikuler.
                    b.  Kegitan  penunjang  transaksi  proses  belajar  mengajar  yaitu  menyelenggarakan

                        administrasi sekolah yang memadai.







                                                                      RKT 2021-2022/SMA Negeri 1 Pangalengan | 1
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11