Page 19 - F:\dokumen c\semester 6\Seminar dan Proposal\Fix Skripsweet unch\E-Book ni bos\
P. 19

Peristiwa El Nino dan La Nina rata-rata hanya terjadi setiap 2-7 tahun sekali dan
       tidak  terjadi  dalam  jadwal  yang  teratur.  Umumnya,  El  Nino  lebih  sering  terjadi
       daripada La Nina. Periode La Nina dan El Nino biasanya akan berlangsung selama
       9-12  bulan,  Namun,  terkadang  berlangsung  selama  bertahun-tahun.  Prediksi  El

       Nino dan La nina secara akurat akan berguna dalam peringatan dini dan antisipasi
       terjadinya iklim ekstrem yang berasosiasi dengan bencana hidrometeorologi seperti
       banjir,  tanah  longsor,  dan  kekeringan.  Prediksi  ini  akan  membantu  mengurangi
       kerugian dan biaya yang ditimbulkan akibat bencana hidrometeorologis.


       a.  El Nino


        El Nino terjadi ketika angin pasat yang biasa

        berhembus  dari  timur  ke  barat  melemah
        atau  bahkan  berbalik  arah.  Pelemahan  ini
        dikaitkan dengan meluasnya suhu muka laut

        yang  hangat  di  timur  dan  tengah  Pasifik.  Air
        hangat yang bergeser ke timur menyebabkan
        penguapan,  awan,  dan  hujan  pun  ikut
        bergeser  menjauh  dari  Indonesia.  Hal  ini
        berarti  Indonesia  mengalami  peningkatan
                                                                            Gambar 1.6 Peristiwa El Nino
        risiko kekeringan.                                               Sumber:  https://www.padamu.net


        Beberapa  faktor  yang  mempengaruhi  El  Nino  adalah  pemanasan  awan  dan
        perubahan arus. El Nino dapat berdampak besar pada kesehatan manusia karena
        dapat mengubah kondisi iklim dan dinamika ekologi. Hal ini menyebabkan antara

        lain:  peningkatan  suhu  dan  penyakit  yang  ditularkan  oleh  nyamuk.  El  Nino
        dikaitkan  dengan  perubahan  suhu  dan  pola  curah  hujan,  yang  menciptakan
        lingkungan  yang  baik  untuk  perkembangbiakan  nyamuk,  yang  menyebabkan
        lebih banyak penyakit seperti malaria, demam berdarah, dan virus Zika. Nyamuk
        berkembang  biak  di  lingkungan  yang  lebih  hangat  dan  basah.  Selain  itu,  curah

        hujan  yang  menurun  menyebabkan  wilayah  Indonesia  mengalami  kekeringan
        yang berdampak pada gagal panen.











                                                                                                                 10
   14   15   16   17   18   19   20   21   22   23   24