Page 18 - E-Modul
P. 18
E. Mimpi Basah
Ketika memasuki masa pubertas, remaja pria akan mengalami mimpi basah.
Tidak jarang, mimpi erotis semacam itu juga dialami pria dewasa. Namun apa
sebenarnya mimpi basah dan bagaimana dengan intensitas mimpi basah yang wajar?
Mimpi basah atau nocturnal emission adalah ejakulasi yang terjadi pada saat seorang
pria tertidur. Umumnya pada saat itu, pria bermimpi melakukan hubungan seksual.
Ejakulasi saat mimpi basah bisa terjadi tanpa rangsangan tertentu.
Berapa kali seseorang mengalami mimpi basah sangatlah bervariasi. Bagi pria
belum menikah yang berusia 15-40 tahun, rata-rata mengalami mimpi basah satu kali
tiap 3-5 minggu. Sementara bagi pria yang sudah menikah antara usia 19-50 tahun,
rata-rata mengalami mimpi basah satu kali tiap 4-8 minggu. Salah satu yang menjadi
pemicu mimpi basah adalah minimnya aktivitas seksual, terutama pada pria yang
belum memiliki pasangan. Seberapa sering seorang pria mengalami mimpi basah
diduga juga berkaitan dengan masturbasi. Secara umum, mimpi basah paling banyak
dialami pria yang jarang melakukan masturbasi. Frekuensi mimpi basah biasanya
akan makin jarang dialami seiring dengan pertambahan usia. Namun sebagian pria
yang berusia 60-70 tahun ternyata masih mengalami mimpi erotis semacam ini.
Mimpi basah yang menyebabkan ejakulasi pada pria, tidaklah berbahaya bagi
tubuh. Beberapa anggapan yang berkembang seputar mimpi basah, seperti
memperlemah tubuh hingga memperpendek usia, sama sekali tidak benar. Mimpi
basah merupakan respons normal dan alami tubuh terhadap perubahan hormonal,
sebagaimana haid pada tubuh wanita. Mimpi ini tidak memiliki risiko kesehatan
maupun gangguan kesuburan di masa yang akan datang. Penting untuk menjaga
kebersihan bagian kemaluan setelah mimpi basah. Saat terbangun, gunakan air dan
sabun untuk membilas dengan seksama.
14