Page 41 - BUKU AJAR DIAH FITRI AZHARI
P. 41
3. Dinamika Penduduk Eropa
Dilihat dari data saat ini, pertambahan penduduk Eropa lebih
rendah. Hal ini tidak terlepas dari angka kelahiran yang lebih kecil dari
dua benua sebelumnya yakni Asia dan Amerika. Selain itu, angka
kelahiran hanya 11 jiwa/1000 penduduk dan sama dengan angka
kematian. Bertambahnya penduduk Eropa disumbang dari migrasi
masuk ke Eropa dari benua lainnya. Laju pertumbuhan penduduk Eropa
sangat rendah bahkan kurang dari 1%, yaitu hanya 0,2% per tahun.
Penduduk Eropa tersebar di sejumlah wilayah. Umumnya kepadatan
penduduk berada di Eropa Utara, Selatan, dan Barat.
Kepadatan penduduk tampak pada kota-kota besar dan
sekitarnya, seperti Amsterdam, Brussel, London, Madrid, dan Warsawa.
Di Jerman, konsentrasi penduduk tidak hanya sekitar pantai tetapi juga
sampai pedalaman mengingat banyak kota dan industri yang dibangun
sampai ke daerah pedalaman benua. Demikian halnya dengan Kota
Madrid yang berada jauh di pedalaman, memiliki konsentrasi penduduk
yang tinggi.
Penduduk Eropa umumnya memiliki kualitas hidup sangat tinggi
dan tinggi. Negara di Eropa dengan kualitas penduduk sangat tinggi
umumnya berada di Eropa Barat, Utara, dan Selatan, sedangkan untuk
Eropa timur kualitasnya tergolong tinggi. Negara dengan kualitas
penduduk sangat tinggi di antaranya Inggris, Jerman, Perancis, dan
Spanyol. Negara dengan kualitas penduduk tinggi di antaranya adalah
Rumania, Ukraina, dan Bulgaria. Berdasarkan ras dan ciri fi siknya,
penduduk Eropa dikelompokkan menjadi lima suku bangsa, yaitu
sebagai berikut.
• Bangsa Nordik, ciri fi sik suku bangsa ini memiliki rambut pirang,
mata biru, tengkorak panjang, dan muka sempit. Mereka banyak
tinggal di Eropa Barat dan Eropa Utara, yaitu Norwegia, Inggris,
Denmark, Belanda, Swedia, Belgia, dan Jerman bagian utara.
• Bangsa Alpen, ciri fi sik memiliki rambut hitam, mata hitam,
tengkorak lebar, dan tidak terlalu tinggi. Suku bangsa ini banyak
36
Ilmu Pengetahuan Sosial