Page 28 - Bahan Ajar Digital Gelombang (10-07-2024)_Neat
P. 28
Gelombang
Bahan Ajar Digital Fisika Terintegrasi Etno-STEM
C INFORMASI PENDUKUNG
Tari Gelombang
Gambar 17. Tari galombang
Tari galombang merupakan salah satu tarian yang berasal dari minangkabau,
yang biasanya selalu ditampilkan pada upacara pernikahan untuk menyambut tamu
yang dihormati. Tarian ini berbentuk dua baris berbanjar ke belakang, aslinya di
tarikan oleh puluhan lelaki dengan bentuk menghadap pada tamu satu arah saja dan
juga ada yang dua arah. Kata galombang diambil dari kata air laut yang bergelombang,
dengan gerakan yang berawal dari aktivitas silat sehingga tercipta bentuk variasi gerak
yang berbentuk seperti gelombang laut. Lalu ditambah dengan olahan ritma, ruang,
dan tenaga maka jadilah gerakan tari yang indah, bergerak dengan tempo yang
dinamik dan dilakukan dengan perlahan mengalun lembut, kadang juga dengan tempo
yang cepat, kuat, energik, dan tajam. Gerakan seperti melukis garis pada udara dengan
bentuk lurus, sedang, kecil, bersiku, dan melengkung dengan paduan aras tinggi,
rendah, lemah, kuat, dan sebagainya.
Gerakan silat yang digunakan sebagai asas tari galombang terlihat pada bagian
kaki dan tangan atau biasa disebut dengan kudo-kudo, gelek, siku-siku. Gerakan silat
yang ditarikan oleh penari lelaki dengan lantai dua baris berbanjar ke belakang
sehingga menghasilkan tarian yang indah. Keindahannya terlihat jelas apabila semua
penari secara bersamaan bergerak tinggi lalu merendah sambil maju mundur secara
perlahan seperti gelombang air laut.
Tari galombang memiliki makna atau arti yang bertujuan menyongsong para
tamu yang dihormati, gelombang yang memiliki arti ombak yang bergulung-gulung
menuju pantai. Tari galombang juga bermakna menyambut tamu sampai menuju
tempat duduknya, ada pepatah adat yang mengatakan “samo naiek jo galombang,
samo turun jo sipocong” yang artinya para tamu yang dating itu sama derajatnya
dengan orang-orang yang menanti. Kesamaan derajat ini dapat dibuktikan dengan di
dalam kehidupan bagaikan menempuh gelombang, ada naik dan ada turunnya juga.
Naik seperti gelombang sehingga terlihat indah dan turun seperti sipocong yang
maksudnya kiasan dari buih yang tampak sesudah ombak menghempas di pantai
hilang di telan oleh pasir.
23