Page 33 - E-BOOK INTERAKTIF BERORIENTASI EVERYDAY LIFE PHENOMENA PADA MATERI ASAM BASA
P. 33
Kolom Komentar
Kolom Jawaban
Berdasarkan hasil identifikasi, dapat disimpulkan bahwa:
+
Asam adalah zat yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion H .
Basa adalah zat yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion OH .
-
Ilmuwan Kimia Definisi inilah yang dikemukakan oleh kimiawan
asal Swedia Svante August Arrhenius pada
Svante August akhir abad kesembilan belas. Dalam teorinya
Arrhenius (19 Februari
1859–2 Oktober 1927) tentang penguraian (disosiasi) elektrolit,
Seorang ilmuwan Swedia Svante August Arrhenius mengajukan bahwa
yang adalah salah satu
pengagas kimia fisik. elektrolit yang dilarutkan di dalam air terurai
Beliau mendapat
Penghargaan Nobel Sumber:http://p2k.un menjadi ion-ion: elektrolit yang kuat terurai
dalam Kimia atas karya- kris.ac.id/id3/1-3065-
nya mengenai ionisasi 2962/Svante- sempurna: elektrolit yang lemah hanya terurai
pada tahun 1903. Beliau Arrhenius_52103_p2k
mengemukakan bahwa -unkris.html sebagian. Asam Arrhenius dirumuskan sebagai
senyawa dalam larutan dapat terurai
menjadi ion-ionnya, dan daya asam dalam HxZ, yang dalam air mengalami ionisasi sebagai
larutan aqua tergantung pada konsentrasi berikut.
ion-ion hidrogen di dalamnya.
+
HxZ(aq) xH (aq) + Z − (aq)
Jumlah ion H yang dapat dihasilkan
+
oleh satu molekul asam disebut valensi asam, sedangkan ion negatif yang
+
terbentuk dari asam setelah melepaskan ion H disebut ion sisa asam. Beberapa
contoh asam dapat dilihat pada Tabel 2.
E-book Interaktif Berorientasi Everyday Life Phenomena 18