Page 41 - E-MODUL FLUIDA DINAMIS
P. 41

dasar tangki



                                 Gambar 9. Klasifikasi dari tangki bocor.
                                 Sumber: Abdullah, M., 2016
                        Untuk  memahami  peristiwa  ini  secara  lebih  mendalam,

              analisis  dilakukan  dengan  membandingkan  keadaan  air  di

              permukaan  tangki  dan  di  lubang  tempat  air  keluar  seperti

              pada  Gambar  1.5.  Pada  kasus  ini,  persamaan  Bernoulli

              diterapkan pada dua titik, yaitu titik (1) di permukaan air dalam

              tangki  dan  titik  (2)  di  lubang  pada  dinding  tangki.  Dengan

              demikian, persamaan Bernoulli dapat dituliskan menjadi:









                    Pada persamaan tersebut, P₁ dan P₂ masing-masing adalah

              tekanan  di  permukaan  air  dan  tekanan  di  lubang  tangki.  v₁

              adalah  kecepatan  air  di  permukaan,  sedangkan  v₂  adalah

              kecepatan  air  yang  keluar  dari  lubang.  Sementara  itu,  h₁

              menyatakan  ketinggian  permukaan  air  dari  dasar  tangki  dan

              h₂ menyatakan ketinggian lubang dari dasar tangki.

                     Permukaan air dalam tangki dan lubang tangki sama-sama

              berhubungan  langsung  dengan  udara  luar,  sehingga  tekanan

              di kedua titik tersebut adalah tekanan atmosfer. Oleh karena

              itu, berlaku:







                                                                                                        29
   36   37   38   39   40   41   42   43   44   45   46