Page 43 - KM Informatika-BS-KLS-VIII_Neat
P. 43

sebuah  benda diletakkan di atasnya adalah  digit yang berada pada posisi paling




                    kanan. D  tersebu  ak  berubah d  “, ”, •, –, d  seterusny  hingg  ada



                    kemu  me  angk  œ e“““œf. Jik  ternyat  bilang  œ tersebu  belum


                    mencukupi,   bilang  y  kedu  d  k  ak  berubah d  “ menjad  ”,






                    sedangk  d  pal  k  kembal  menjad  “ e““”“f. Kemudian, d  paling

                    k  ak  berg  l  dal  rent  “   deng  œ.Jik  angk  ”œ ternyata



                    belu mencukupi, d kedu d k ak berubahmenjad •d d paling


                    k  ak  berg  menjad  “ l  e““•“f. Hal tersebu  teru  berlangsu  hingga



                    timbangan mencapai angka yang menunjukkan berat dari benda atau timbangan
                    menunjukkan angka maksimalnya dengan — digit, yaitu œœœœ.
                       Mari, saat ini,  kita pelajari lebih dalam mengenai sistem bilangan desimal.
                    Kita akan menggunakan bilangan •š›œ, yang ditunjukkan pada Gambar •.™.
                                           Digit pada   Digit pada   Digit pada   Digit pada
                                           posisi ke-–  posisi ke-•  posisi ke-1  posisi ke-“
                                    Gambar 2.6  Bilangan 2789 dalam Sistem Bilangan Desimal
                       Gambar •.™ menunjukkan posisi setiap bilangan. Posisi dimulai dari posisi
                    ke-“, yang adalah digit paling kanan. Arti lebih mendalam dari Gambar •.™
                    dapat dilihat pada Tabel •.”.
                             Tabel 2.1 - Contoh Bilangan 2789 dalam Sistem Bilangan Desimal
                     digit          •              š              8             9
                     disebut dengan  ribuan        ratusan        puluhan       satuan
                     posisi ke-     –              •              1             “
                     basis posisi   ”“ –           ”“ •           ”“ 1          ”“ “
                     Nilai = digit ×
                                          –
                                                                                      “
                                                        •
                                                                       1
                     basis posisi   • × ”“  Ï •“““ š × ”“  Ï š““  8 × ”“  Ï ›“  9 × ”“  Ï œ
                       Tabel •.” menunjukkan hubungan antara bilangan yang sedang kita pelajari,
                    yaitu •š›œ dengan basis ”“ edesimalf, posisi setiap digit pembentuk bilangan
                    tersebut,  dan  basis  bilangan.  Baris  pertama  pada  Tabel  •.”  menunjukkan
                    penulisan digit-digit pembentuk bilangan. Baris kedua menunjukkan sebutan
                    untuk setiap digit.  Baris ketiga menunjukkan posisi  setiap digit.  Penulisan
                    posisi ini dimulai dari posisi paling kanan,  yaitu  satuan,  dengan nilai awal

                    adalah “. B  kee  menunjukk  b  bilang  dipangkatk  deng




                    po  bilangan. Hasil d  perpangkat  inilah y  ak  menentuk  nil


                    pengal  untu  se  d  pad  bilang  tersebut. Tabel •.” menggambark




                    car  pembentuk  angk  •š›œ dal  b  ”“, yaitu deng  menjumlahk
                                                                         Bab 2 Berpikir Komputasional  31
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48