Page 24 - Microsoft Word - revisi new
P. 24
Setelah mengelompokkan data ke dalam beberapa kelas menjadi distribusi
frekuensi, Ananda dapat menyajikan data berkelompok tersebut dalam bentuk data
kepada pembaca dalam bentuk gambar. Bagi kebanyakan orang, melihat informasi
yang disajikan dari gambar lebih mudah daripada melihat dari kumpulan bilangan-
bilangan pada tabel atau distribusi frekuensi. Hal ini juga berlaku bahkan untuk
orang-orang yang tidak punya pengetahuan sebelumnya tentang statistika.
Grafik-grafik yang menyajikan suatu data digunakan untuk mendeskripsikan
suatu data dengan lebih mudah dan untuk menganalisis lebih lanjut. Penyajian data
berupa grafik tentu akan lebih menarik perhatian pembaca atau peserta suatu
presentasi. Selain mempermudah memaknai suatu data, grafik juga digunakan untuk
melihat perilaku (behaviour) atau trend dari data tersebut.
Distribusi frekuensi pada tabel 1 menyajikan tentang data berkelompok nilai
ujian matematika suatu kelas distribusi yang diberikan adalah sebagai berikut
Langkah 6. Menyusun daftar distribusi frekuensi dengan menetapkan kelas-kelas
sehingga nilai minimum termuat dalam kelas terendah (tidak harus sebagai batas
bawah kelas). Selanjutnya menetapkan frekuensi tiap kelas seperti tabel dibawah ini.
Tepi bawah Tabel.7 Tabel distribusi Frekuensi
Batas Kelas
No Data Batas Kelas Frekuensi Tepi Atas
1. 60-66 59,5 - 66,5 2
2. 67-73 66,5 - 73,5 2
3. 74-80 73,5 – 80,5 16
4. 81-87 80,5 – 87,5 5
5. 88-94 87,5 - 94,5 3
6. 95-101 94,5 -101,5 2
Tepi atas Jumlah 60 Batas Kelas
Tepi Bawah
14