Page 8 - 1. Buku Kelas X Bab 1 Mujahadah Nafs, Husnudzdzon dan Ukhuwwah
P. 8
Dalam Q.S. al-Hujurat/49:12
terkandung larangan untuk ber-
prasangka buruk (su’uzhan) kepada
orang lain, berbuat tajassus, dan (ghi-
bah). Tajassus berarti mencari-cari ke-
salahan orang lain, dan ghibah ber arti
menggunjing orang lain.
Prasangka buruk dilarang
karena prasangka buruk adalah suatu
sikap/budi bekerti yang tidak berdasar
pada fakta yang tepat. Seperti tidak Gambar: Hindari perilaku ghibah!
bijak ketika membaca berita di media yang memberitakan kejelekan
orang lain. Padahal, kita diingatkan untuk menjauhi prasangka buruk dan
mencari-cari kesalahan orang lain. Sebaliknya, kita diperintahkan untuk
menyibukkan dengan mencari kesalahan dan keburukan diri kita sendiri
agar kita dapat berinstropeksi diri terhadap kekurangan kita. Tentu saja
agar kita memperbaiki kekurangan dan kesalahan kita.
Perhatikan sabda Nabi berikut ini:
Artinya: “Dari al-A’raj ia berkata; Abu Hurairah berkata; Satu warisan
dari Nabi Saw., beliau bersabda: “Jauhilah oleh kalian prasangka, sebab
prasangka itu adalah ungkapan yang paling dusta. Dan janganlah kalian
mencari-cari 'aib orang lain, jangan pula saling menebar kebencian dan
jadilah kalian orang-orang yang bersaudara.“ (H.R. Bukhari )
Selanjutnya, Rasulullah Saw. menjelaskan apa itu ghibah sebagaimana
tercantum dalam hadis berikut ini :
8