Page 9 - Majalah Grest Edisi 39
P. 9
Sebelum menjadi kurikulum merdeka, kurikulum ini
bernama kurikulum prototipe. Kurikulum merdeka
ini hakikatnya berfokus pada materi yang esensial
dan pengembangan kompetensi peserta didik pada
fasenya. Proses pembelajaran diharapkan menjadi
lebih mendalam, bermakna, tidak terburu-buru,
namun menciptakan rasa menyenangkan oleh
peserta didik.
Salah satu bagian dalam sekolah penggerak yakni
kegiatan proyek. Kegiatan proyek dalam satu
tahun, yang terdiri dari dua semester, masing-
masing semester melaksanakan kegiatan proyek
sebanyak dua kali. Dalam praktik kegiatan proyek
SMA PKP DKI Jakarta dilaksanakan pada angkatan
tahun ajaran 2021-2022, angkatan pertama yang
menerapkan sekolah penggerak telah
menyelesaikan proyek pembelajaran dari yang
pertama sampai ketiga. Proyek yang diterapkan
dalam kurikulum penggerak di SMA PKP DKI Jakarta
berbeda-beda.
Pertama kali dilaksanakan proyek pada bulan
Agustus-September kegiatan ini dikerjakan secara
berkelompok terdiri dari 4-5 orang dengan diberikan
kebebasan memilih salah satu tema dari dua tema
yaitu, ‘bangunlah jiwanya bangunlah raganya’
penugasannya berupa membuat artikel ilmiah dan
tema kedua ‘kearifan lokal’ penugasannya berupa
membuat infografis. Proyek kedua dilanjutkan pada
bulan Oktober-November dilakukan dengan
membagi kelompok dengan jumlah 4-5 orang.
Pada proyek kedua diberikan satu tema dengan
tiga topik pilihan yakni, tema ‘gaya hidup
berkelanjutan’. Topik pertama ‘mengubah limbah
menjadi berkah’, kedua ‘pengolahan sampah
organik menjadi pupuk ramah lingkungan dan
ekonomis’, dan ketiga ‘budidaya tanaman apotek
hidup di rumah’ pada pilihan tersebut masing-
masing kelompok memilih satu topik untuk
dikerjakan sebagai penugasannya.
9 9

