Page 44 - eModul IPA
P. 44
SISTEM PENCERNAAN
pencernaan secara mekanik terjadi melalui Gerakan mengaduk
dan meremas-remas makanan dimulai dari kardiak sampai di
daerah pilorus. Gerak mengaduk terjadi terus menerus baik
pada saat lambung berisi makanan maupun pada saat
lambung kosong. Jika lambung berisi makanan, gerak
mengaduk lebih giat dibanding saat lambung dalam keadaan
kosong.
pencernaan secara kimiawi
pencernaan secara kimiawi berlansung dengan bantuan, enzim-enzim
yang dihasilkan oleh getah lambung. Enzim tersebut terdiri dari
Enzim Renin berfungsi menggumpalkan protein susu (kasein) yang
terdapat dalam susu ensim Pepsin berfungsi memecah protein
menjadi pepton dan proteosa. Getah lambung bersifat asam karena
banyak mengandung Asam lambung yang berfungsi membunuh
kuman penyakit atau bakteri yang masuk bersama makanan. Dari
lambung, makanan sedikit demi sedikit keluar menuju usus dua belas
jari melalui sfingter pilorus.
Usus Halus
Usus halus (intestinum) merupakan tempat penyerapan sari makanan
dan tempat terjadinya proses pencernaan yang paling panjang. Usus
halus terdiri dari :
Usus dua belas jari (duodenum)
Usus kosong (jejenum)
Usus penyerap (ileum)
Di dalam usus halus terjadi proses pencernaan kimiawi dengan
melibatkan berbagai enzim pencernaan
Gambar 12. Gambar Struktur Usus Halus
Sumber : https://www.dosenpendidikan.co.id/usus-halus/
43