Page 24 - 3 E-Modul Perubahan Iklim dan Pemanasan Global
P. 24
E-Modul Fisika Terintegrasi Model PjBL: Perubahan Iklim & Pemanasan Global
Aktivitas 2
Menganalisis Dampak Perubahan Iklim
Bacalah artikel berikut dan diskusikan dalam kelompok!
1. Identifikasi masalah yang terjadi dalam artikel berikut!
2. Berikan analisismu mengenai permasalahan dalam artikel tersebut!
Dampak Nyata Perubahan Iklim Ancaman Masa Depan Generasi Mendatang
Liputan6.com, London – Mereka yang lahir hari ini, dimana pemanasan
global terasa semakin nyata, harus menghadapi berbagai ancaman kesehatan
sebagai dampak dari perubahan iklim. Keadaan bumi yang semakin panas,
berkurangnya persediaan makanan, penyebaran berbagai penyakit, bencana banjir
dan kebakaran dimana-mana hanyalah sebagian dari kondisi alam yang harus
dialami saat ini, menurut temuan sebuah studi global.
Menurut sebuah studi yang dirilis oleh The Lancet Medical Journal,
perubahan iklim saat ini telah membahayakan kesehatan manusia lantaran
meningkatnya kondisi cuaca ekstrem dan parahnya polusi udara yang ada. Dilansir
dari Channel News Asia, Kamis (14/11/2019), jika tidak ada upaya yang dilakukan
untuk mengatasi permasalahan tersebut, dampaknya dapat membebankan
seluruh generasi dengan berbagai penyakit sepanjang tahunnya. “Anak-anak
sangatlah rentan terhadap berbagai resiko kesehatan dari dampak perubahan
iklim. Tubuh dan sistem imun mereka masih bertumbuh, dan mereka masih rentan
terhadap penyakit dan polutan lingkungan”, ujar Nick Watts, pemimpin bersama
dari studi oleh The Lancet Countdown on Health and Climate. Watts juga
memperingatkan bahwa gangguan kesehatan di masa pertumbuhan anak-anak
sangatlah berpengaruh dan bertahan lama sehingga dampak membawa
konsekuensi dalam jangka waktu yang panjang. “Tanpa adanya solusi segera dari
seluruh negara untuk mengurangi emisi gas efek rumah kaca, ancaman terhadap
kesejahteraan dan harapan hidup panjang akan semakin nyata.
“Perubahan iklim akan menentukan kesehatan seluruh generasi”, tambah
Watts. Namun, tim peneliti menambahkan bahwa usaha dalam memperkenalkan
kebijakan untuk membatasi emisi dan pemanasan global akan menghasilkan hal
yang berbeda. WHO mengatakan secara global pada tahun 2016 bahwa 7 juta kasus
kematia adalah karena masalah polusi dan dampak dari rumah tangga. Mayoritas
dari mereka datang dari negara dengan ekonomi menengah ke bawah. “Jika kita
ingin melindungi anak kita, kita harus memastikan bahwa udara yang mereka
hirup bukanlah sebuah racun”, ujar Sonja Ayeb-Karisson, spesialis kesehatan global
di Britain’s Sussex University yang juga bekerja dalam studi Lancet.
Kumpulkan jawaban disini
24