Page 45 - MEMPERSIAPKAN GENERASI MASA DEPAN BUKU SAKU
P. 45
menjadi pertanyaan yang sebenarnya bisa dipahami setiap orang. Sumber daya manusia
merupakan salah satu komponen sentral dalam pembangunan suatu bangsa. Keberhasilan suatu
negara untuk memajukan pendidikan akan membawa perubahan tidak hanya pada sektor
ekonomi semata namun juga sektor politik, sosial, dan budaya. Hal itu sangat beralasan seperti
kita saksikan saat ini dimana 65% dana berada di negara-negara maju seperti Amerika, Jepang,
Jerman, Inggris dan negara – negara maju lainnya, sedangkan 35% dana dibagi rata oleh lebih
dari 100 negara didunia. Itu hanya sedikit gambaran yang terjadi yang dapat kita amati bahwa
negara-negara maju tersebut sangat memperhatikan pendidikannya.
Pendidikan merupakan investasi yang sangat menentukan bagi kehidupan individu,
masyarakat, bangsa dan negara. Perhatian dalam pengembangan sumber daya manusia harus
diberikan oleh pemerintah dan masyarakat. Pendidikan merupakan upaya strategis untuk
meningkatkan kemampuan sumber daya manusia tersebut. Pada sisi lain alokasi dana pendidikan
di Indonesia masih sangat kecil sehingga menjadi salah satu kendala pengembangan pendidikan.
Upaya pemerataan pendidikan dapat dilakukan dengan berbagai cara sesuai dengan daerah dan
potensi yang dimiliki masing-masing daerah tersebut. Aspek pengembangan sumberdaya
manusia merupakan isu utama dalam menghadapi globalisasi ekonomi sehingga perlu menjadi
prioritas dalam pembangunan negara.
B. Metode Perencanaan Pendiidikan
1. Metode analisis sumber-cara-tujuan.
Metode ini dipakai untuk menelitisumber-sumber dan beberapa alternatif pelaksanaan program
untukmencapai tujuan pendidikan. Sebagai penyusun perencanaan Pendidikan yang
menggunakan metode ini, hal-hal yang perlu dilakukan adalah:
(a) melakukan analisis tentang sumber daya yang ada, baik sumber daya internal atau eksternal
yang dimiliki;
(b) melakukan analisis tentangbeberapa metode (cara) atau strategi yang dapat dilakukan dalam
proses pelaksanaan program yang telah dirancang, agar efektif dalam pencapaian tujuan; dan
(c) melakukan analisis tentang tujuan jangka pendek, menengah dan tujuan jangka Panjang
secara integral dan berkesinambungan.
2. Metode analisis masukan-keluaran.
Metode ini dipakai untuk menganalisis beberapa faktor input pendidikan, proses Pendidikan dan
output pendidikan. Sebagai penyusun perencanaan pendidikan yang menggunakan Pendidikan
Pengetahuan dan Keterampilan Produktivitas Tenaga Kerja Output Ekonomi Pertumbuhan
Ekonomi metode ini, hal-hal yang perlu dilakukan adalah:
(1) melakukan analisis tentang faktor-faktor input pendidikan, misalnya:
(a) analisis memiliki kebijakan mutu sekolah;
(b) analisis sumber daya tersedia dan siap;
(c) analisis tentang harapan prestasi yang tinggi;
(d) analisis terhadap pelanggan (khususnya pada peserta didik yang masuk); dan
44