Page 21 - E-modul Biologi Berorientasi UoS dan Literasi Sains FIX
P. 21
E-MODUL BIOLOGI
5) Pneumonia Pneunomia adalah gangguan berupa
radang paru-paru khususnya pada alveolus
yang terinfeksi bakteri dari satu alveolus ke
alveolus lain. Hal ini disebabkan oleh bakteri
Streptococcus, Diplococcus pneumoniae dan
Mycoplasma pneumoniae. Selain itu, juga
karena eritrosit berlebihan. Ciri penderitanya
yaitu alveolus dipenuhi nanah dan lendir
sehingga oksigen sulit mencapai aliran darah.
Gambar 1.15 Penyakit Pneunomia Gejalanya yaitu berupa batuk, nyeri dada,
sumber : sso.uptodate.com demam dan sesak nafas (Wibowo et al., 2018)
BIOLITERASI
TAHUKAH KAMU? Pneunomia sering
kali terjadi pada bayi dan balita. Hal ini ditandai
ciri pneumonia pada bayi dan balita antara lain
demam, batuk, batuk, pilek, sesak napas dan
napas cepat. Jumlah balita terjangkit pneumonia
di Indonesia dari data Kementerian Kesehatan
melaporkan ada 278.261 kasus balita yang
terkena pneumonia pada 2021. Jumlah tersebut
turun 10.19% dibandingkan pada Tahun
sebelumnya sebanyak 309.838 kasus.
sumber : dataindonesia.id
6) Asfiksi
Asfiksi adalah gangguan pengangkutan oksigen ke jaringan disebabkan
terganggunya fungsi paru-paru, pembuluh darah, atau jaringan tubuh.
Misalnya alveolus terisi air karena seseorang tenggelam dan keracunan
karbon monoksida yang disebabkan hemoglobin lebih mengikat karbon
monoksida sehingga pengangkutan oksigen dalam darah berkurang. Selain itu,
penyebab asfiksi banyak dirasakan oleh anak-anak atau balita yang
disebabkan oleh BBLR dan bayi prematur (Nufra & Ananda, 2018).
KELAS XI SMA/MA 20