Page 14 - DERET - KELOMPOK 2
P. 14

1 . Model Perkembangan Usaha
           Pada perkembangan usaha terdapat variabel yang ada yaitu produksi, biaya, pendapatan, penggunaan
           tenaga kerja, penanaman modal. Apabila perkembangan masing-masing variable berpola seperti deret
           hitung  maka,  prinsip  deret  hitung  dapat  digunakan  untuk  menganalisis  perkembangan  variable
           tersebut.



           2 . Model Bunga Majemuk
           Model bunga majemuk merupakan penerapan deret ukur dalam kamus investasi. Dengan model ini
           bisa dihitung pengembalian kredit dimasa akan datang berdasarkan tingkat bunganya. Modal Pokok
           sebesar  P  dibungakan  secara  majemuk  dengan  suku  bunga  per  tahun  setingkat  i,  maka  jumlah
           akumulatif modal tersebut di masa datang setelah n tahun (Fn) dapat dihitung sebagai berikut.


           Setelah 1 tahun    : F1 = P + P.i = P(1+i )
           Setelah 2 tahun    : F2 = P (1+i) + (1+i )=P(1+i) 2
                                                     2
                                          2
           Setelah 3 tahun    : F3 = P (1+i)  + P(1 + i)   = P(1 + i)
           Dengan demikian, jumlah masa mendatang dari jumlah sekarang adalah:


                                                                     2
                                                       Fn = P (1 + i)

           Dengan:
           P = Jumlah sekarang

           i = Tingkat bunga pertahun
           n = Jumlah tahun


           3 . Model Pertumbuhan Penduduk
           Konsep deret ukur terdapat pada penafsiran jumlah penduduk. Sebagaimana yang disebutkan oleh
           Malthus bahwa penduduk dunia tumbuh mengikuti pola deret ukur. Pola pertumbuhan penduduk
           secara matematis dapat dirumuskan sebagai berikut:
                                                                 t - 1
                                                         Pt = P R
                                                              1
           dengan : R = 1 + r


           Dengan:
           P1 = jumlah pada tahun pertama
           Pt = jumlah pada tahun ke-t
           r = persentase pertumbuhan penduduk per tahun
           t = Indeks waktu (tahun)











                                                                                                                 13
   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18   19