Page 78 - E-BOOK EKOSISTEM LEAF_Neat
P. 78
Perubahan Lingkungan
Orientasi Masalah
Instruksi: bacalah artikel dibawah ini dengan baik, kemudian buatlah identifikasi
permasalahan yang kamu temukan dalam artikel ini bersama kelompokmu
Banjir Aceh dan Jejak Kerusakan
Lingkungan (Artikel 1)
Pada akhir November hingga awal Desember 2025, banjir besar melanda
sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, seperti Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh
Tengah, Bener Meriah, Aceh Utara, dan Bireuen. Bencana ini menyebabkan ribuan
warga mengungsi, merusak lahan pertanian, serta memutus akses transportasi
dan jembatan. Meskipun hujan berintensitas tinggi menjadi pemicu utama, banjir
ini juga dipengaruhi oleh kerusakan lingkungan di daerah hulu. Deforestasi,
pembukaan lahan, dan aktivitas pertambangan mengurangi kemampuan hutan
dalam menyerap air, sehingga limpasan permukaan meningkat dan sungai
meluap lebih cepat.
Kerusakan hutan di kawasan Ekosistem Leuser turut memperparah kondisi melalui
erosi tanah dan sedimentasi sungai yang mempersempit alur air. Dampaknya,
banjir bandang lebih mudah terjadi saat curah hujan tinggi. Selain kerusakan
lingkungan, masyarakat juga menanggung kerugian sosial dan ekonomi, seperti
gagal panen, lumpuhnya aktivitas ekonomi, serta terhambatnya distribusi
bantuan. Kasus banjir Aceh menunjukkan bahwa bencana alam tidak lepas dari
aktivitas manusia dan pengelolaan lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan upaya
pencegahan jangka panjang melalui pengelolaan ekosistem yang berkelanjutan,
bukan hanya penanganan darurat saat bencana terjadi.
https://mongabay.co.id/2025/12/06/banjir-aceh-dan-jejak-kerusakan-lingkungan/
66

