Page 119 - Drs. Adrianus Howay, MM - Meretas Batas Pendidikan di Tanah Papua
P. 119
etelah lulus SMA, Adrian mencoba ikut tes
D3 Keperawatan Universitas Cenderawasih.
SUjian masuknya dilaksanakan di Sorong dengan
membayar uang pendaftaran Rp10.000. Waktu tiba di tempat
ujian, Adrian terlambat dan tidak bisa ikut ujian. Uang Rp10.000
yang rencananya akan digunakan untuk membayar pendaftaran
dikantongi lagi.
Gagal ikut tes masuk D3 Keperawatan, Adrian berniat
ke Jayapura. Dia ingin mendaftar di Universitas Cendrawasih.
Berbekal uang Rp10.000 pemberian keluarga yang seyogyanya
digunakan untuk membayar tes masuk D3 Keperawatan, ia
gunakan untuk membeli tiket kapal tujuan Jayapura. Dengan
harapan sesampainya di Jayapura, ia bisa mengikuti ujian masuk
Uncen.
Adrian naik Kapal Pelni tujuan Jayapura. Sampai di
Jayapura, ia mendatangi keluarga dan beberapa kakak kelasnya
selama sekolah di Sorong ataupun Ayamaru. Banyak anak-anak
Sorong yang menjadi mahasiswa di Uncen. Adrian mencari
informasi pendaftaran dari mereka. Salah satunya, J Sagrim, saat
ini menjabat sebagai kepala sekolah di SMAN 3 Sorong.
“Saya mau mendaftar di Uncen. Kapan pendaftaran
dibuka?” tanya Adrian.
“Pendaftaran sudah ditutup, “ kata J Sagrim.
107

