Page 43 - E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan_18505244033_Muhammad Fathan Hidayat
P. 43

Berdasarkan beban pencairnya dan penguapan bahan pelarut, aspal cair

                           dibedakan sebagai berikut:

                           (1) Tipe rawat cepat/RC (Rapid Curing Cutback)
                               Suatu proses pembuatan campuran gasoline dan aspal semen yang

                               memiliki  penetrasi  relatif  keras  (biasanya  AC  85/100).  RC  adalah

                               cutback asphalt yang paling cepat menguap.
                           (2) Tipe rawat sedang/MC (Medium Curing Cutback)

                               Suatu  proses  pembuatan  campuran  aspal  semen  yang  memiliki

                               penetrasi yang lebih lunak (biasanya AC 120-150) dengan minyak yang

                               memiliki  tingkat  penguapan  yang  lebih  rendah  daripada  gasoline
                               (misalnya kerosene).

                           (3) Tipe rawat lambat/SC (Slow Curing Cutback)

                               Suatu  proses  pembuatan  campuran  aspal  semen  dengan  penetrasi

                               lunak  (biasanya  AC  200-300)  dan  minyak  diesel,  yang  hampir  tidak
                               menguap. Aspal jenis ini adalah yang paling lambat menguap.


                           Untuk lapis resap pengikat (prime coat), digunakan aspal cair jenis MC-30,

                           MC-70, dan MC-250. Untuk lapis pengikat (tack coat), digunakan aspal

                           cair jenis RC-70 dan RC-250.













                                      Gambar 15. Proses Penghamparan Lapis Rekat Pengikat
                                                     Sumber:  Arsip Dokumen











                                                     E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan       25
   38   39   40   41   42   43   44   45   46   47   48