Page 53 - E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan_18505244033_Muhammad Fathan Hidayat
P. 53

Fleksibilitas merupakan kemampuan beton aspal untuk menyesuaikan diri saat

                        pondasi atau tanah dasar menurun tanpa retak akibat berat sendiri tanah atau

                        akibat beban lalu lintas yang berulang timbunan yang dibangun di atas tanah
                        asli untuk meningkatkan fleksibilitas dengan agregat bergradasi terbuka dan

                        kadar aspal yang sangat baik.

                        Ketahanan terhadap Kelelahan (fatique resistance) adalah beton aspal dengan
                        kadar aspal yang tinggi memiliki kemampuan untuk menerima lendutan beban

                        lalulintas berulang tanpa mengalami kerusakan seperti alur atau retak.

                        Tahan Geser (skid resistance) merupakan permukaan beton aspal mencegah

                        kendaraan  tergelincir  atau  slip,  terutama  di  lingkungan  basah,  dengan
                        memberikan gaya gesek pada rodanya. Tekstur permukaan agregat, dimensi

                        permukaan  agregat,  pola,  gradasi,  kepadatan,  dan  tebal  film  aspal  untuk

                        menahan  kontur  beban  lalu  lintas  agar  tetap  stabil.  Tekstur  agregat  jyga

                        dipengaruhi  oleh  ukuran  butir  agregat  yang  paling  besar.  Untuk  mencapai
                        tujuan  ini,  material  yang  digunakan  memiliki  tekstur  yang  kuat  sehingga

                        pengendara tidak mudah tergelincir.

                        Kedap air adalah kemampuan beton aspal untuk mencegah masuknya air atau
                        udara ke dalamnya. Air dan udara dapat membuat proses penuaan aspal lebih

                        cepat dan menghapus film atau selimut aspal dari permukaan agregat. Salah

                        satu  cara  untuk  mengetahui  kekedapan  campuran  adalah  dengan  melihat

                        berapa banyak rongga yang tersisa setelah beton aspal dipadatkan. Tingkat
                        durabilitas beton aspal berkorelasi negatif dengan tingkat impermebilitasnya.

                        Kapabilitas  Pelaksanaan  (workability)  kemampuan  campuran  beton  aspal

                        untuk  dihamparkan  dan  dipadatkan  dengan  mudah.  Seberapa  mudah

                        pekerjaan  dilakukan  menentukan  seberapa  efektif  pekerjaan  itu.  Viskositas
                        aspal, kepekaan aspal terhadap perubahan suhu, gradasi, dan kondisi agregat

                        adalah komponen yang memengaruhi kemudahan proses penghamparan dan

                        pemadatan.  Jika  ada  masalah  dengan  pelaksanaan,  rancangan  campuran
                        dapat diubah atau dikoreksi.







                                                     E-Modul Perancangan Perkerasan Jalan       35
   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57   58