Page 16 - BAHAN AJAR EKOLOGI - MUHALASOH
P. 16
Bahan Ajar Biologi Kelas X.
3.10
peredaran organisme hidup dari kedua komunitas tersebut. Interaksi antar komunitas
cukup komplek karena tidak hanya melibatkan organisme, tapi juga aliran energi dan
makan
4. Interaksi antara komponen biotik dengan komponen abiotik
Interaksi antara komponen biotik dengan abiotik membentuk ekosistem.
Hubungan antara organisme dengan lingkungannya menyebabkan terjadinya aliran
energi dalam sistem itu. Selain aliran energi, di dalam ekosistem terdapat juga struktur atau
tingkat trofik, keanekaragaman biotik, serta siklus materi. Dengan adanya interaksi-
interaksi tersebut, suatu ekosistem dapat mempertahankan keseimbangannya.
Pengaturan untuk menjamin terjadinya keseimbangan ini merupakan ciri khas suatu
ekosistem. Apabila keseimbangan ini tidak diperoleh maka akan mendorong
terjadinya dinamika perubahan ekosistem untuk mencapai keseimbangan baru.
5. Interaksi Antara Komunitas dengan Komponen Abiotik Membentuk Ekosistem
Interaksi antara komunitas dengan faktor abiotik membentuk suatu system
yang dikenal sebagai lingkungan atau ekosistem. Interaksi tersebut dapat berupa
proses memakan dan dimakan sehingga terjadi pemanfaatan energi dan daur ulang
materi.
Luas ekositem itu tidak dapat ditentukan. Ada ekosistem sawah yang cukup
luas dan ada pula ekosistem lautan yang sangat luas. Jadi, luas sempitnya ekositem
tidak dapat ditentukan secara pasti. Bahkan, seluruh permukaan bumi beserta segala
makhluk hidup di dalamnya yang disebut sebagai biosfer, dapat dipandang sebagai
ekosistem raksasa.
6. Interaksi Antar-Ekosistem Membentuk Biosfer
Di permukaan bumi, mulai dari dasar samudera hingga puncak pegunungan yang
tinggi serta beberapa ratus meter lapisan udara di atasnya, terdapat berbagai macam
ekosistem yang saling berinteraksi. Ini merupakan lapisan permukaan bumi yang
dihuni organisme yang saling berinteraksi. Lapisan permukaan bumi ini dikenal
sebagai biosfer atau ekosfer.
Bumi merupakan satu kesatuan sebagai hasil dari interaksi berbagai faktor
penyusun yang terdapat di dalamnya. Oleh karena itu, para pakar lingkungan prihatin
dengan pencemaran, perusakan, dan perubahan iklim yang terjadi akibat kegiatan
manusia. Jika ekosistem di bumi mengalami kerusakan, maka akibat kerusakan itu
akan berangkai karena antar-komponen terjadi interaksi sebagaimana diuraikan
sebelumnya. Umat manusia sendiri akan terancam kelestariannya.
9

