Page 32 - E-MODUL BERBASIS POE TELAAH
P. 32
Perbedaan dari kedua reaksi tersebut adalah harga perubahan
entalpinya. Untuk reaksi pembentukan gas NH3 perubahan entalpinya
negatif (reaksi eksoterm) yang menunjukkan bahwa reaksi tekanan
melepaskan kalor. Sedangkan pada reaksi antara gas H2 dengan gas
CO2 harga perubahan entalpinya berharga positif (reaksi endoterm)
yang menunjukkan bahwa reaksi ke kanan adalah adalah reaksi yang
menyerap kalor. Dengan demikian, pergeseran reaksi kesetimbangan
akibat perubahan suhu ditentukan oleh jenis reaksinya endotrm atau
eksoterm.
Contoh reaksi kesetimbangan yang lainnya yaitu kesetimbangan
antara NO2 dengan N2O4. Pembentukan NO2 dari N2O4 merupakan
proses endoterm. Sedangkan reaksi sebaliknya merupakan proses
eksoterm. Jika sistem kesetimbangan N2O4(g) --> 2NO2(g) dipanaskan
pada volume tetap, maka molekul N2O4 akan terurai menjadi NO2.
Ringkasnya, peningkatan suhu menghasilkan reaksi endotermik dan
penurunan suhu menghasilkan reaksi eksotermik.
Gambar 3. Pengaruh perubahan suhu terhadap kesetimbangan gas NO2
sumber: Tro, 2011
Kesetimbangan fasa gas untuk gambar 3. adalah 2NO2(g) -- N2O4(g)
+ panas. Tabung tersebut mengandung jumlah gas yang sama. NO2
berwarna coklat, sedangkan N2O4 tidak berwarna.
26
26