Page 84 - EMODULE ARTHROPODA MUSUH ALAMI
P. 84

E. RANGKUMAN                                                                                              76



   1. Parasitoid merupakan serangga yang penting dalam teknik


        pengendalian hayati, hal ini dikarenakan dalam proses kehidupannya



        terdapat fase/tahapan dimana serangga parasitoid tersebut hidup


        didalam tubuh inangnya. Serangga parasitoid dapat memangsa telur,



        larva maupun serangga dewasa (imago)


   2. Jenis parasitoid dapat dibedakan menurut posisi makan digolongkan



        menjadi ektoparasitoid dan endoparasitoid. Parasitoid juga dapat


        digolongkan berdasarkan fase tumbuh inang yang diserangnya, yaitu



        parasitoid telur, parasitoid larva, parasitoid telur- larva, parasitoid


        larva-pupa, parasitoid pupa, dan parasitoid imago.



   3. Jika dalam satu individu inang hanya terdapat satu ekor parasitoid


        yang dapat tumbuh dan berkembang secara normal sampai dewasa,



        maka parasitoid tersebut dinamakan parasitoid soliter. Sebaliknya,


        jika beberapa ekor parasitoid dapat berkembang secara normal



        menjadi dewasa dalam satu individu (tubuh) inang, maka parasitoid


        semacam ini dinamakan parasitoid gregarius.



   4. Fenomena parasitoid yang menyerang parasitoid lainnya dan


        memanfaatkannya sebagai inang dinamakan hiperparasitasi, dan



        parasitoidnya dinamakan hyperparasitoid. Parasitoid sekunder,


        parasitoid tersier, dan parasitoid kuarter, termasuk dalam kelompok



        hiperparasitoid.
   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89