Page 39 - D:\BACKUP\Documents\Flip PDF Professional\Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti
P. 39

5.  Hafalan Q.S. an-Nisā’/4: 59 dan Q.S. an-Naḥl/16: 64

                     Setelah membaca dan memahami kandungan kedua surat, kalian harus dapat
                     menμnjukkan hafalan kedua ayat tersebut dengan baik dan benar kepada
                     Bapak atau Ibu Gurumu.



                        Aktivitas 1.8
                       1.  Hafalkan Q.S. an-Nisa’/4: 59 dan Q.S. an-Naḥl/16: 64!
                       2.  Tulislah  di buku latihan Q.S. an-Nisa’/4: 59 dan Q.S. an-Naḥl/16: 64
                           untuk memperkuat hafalanmu!

                       3.  Tunjukan hafalanmu di depan guru untuk diberi penilaian!



                               Ikhtisar



                     1.  Al-Qur’an adalah wahyu Allah Swt. berbahasa Arab  sebag

                         disampaikan secara mutawatir, tertulis dalam mushaf, dan membacanya
                         adalah ibadah.

                     2.  Sunah adalah  semua yang bersumber dari Nabi Muhammad saw.
                         baik perkataan, perbuatan, taqri̅r, tabiat, budi pekerti atau perjalanan
                         hidupnya.
                     3.  Hadis adalah  perkataan, perbuatan, dan taqri̅r  yang bersumber Nabi
                         Muhammad saw. Ada pula ulama yang menyamakan sunah dengan
                         Hadis.

                     4.  Khabar adalah sesuatu yang berasal atau disandarkan kepada nabi dan
                         selain nabi.

                     5.  Aṡar adalah sesuatu yang disandarkan sahabat dan tabiin.

                     6.  Fungsi sunah   adalah menetapkan dan memperkuat apa yang telah
                         diterangkan di dalam Al-Qur’an, menafsirkan terhadap ayat-ayat yang

                         masih mutlak dan memberikan pengkhususan terhadap ayat-ayat yang
                         masih umum, memberikan kepastian hukum Islam yang tidak ada di
                           da  membatalk  k      k
                         terdahulu, sebab ketentuan yang baru dianggap lebih cocok dengan
                         lingkungannya dan lebih luas.







                                             BAB I | Al-Qur’an dan Sunah sebagai Pedoman Hidup  15
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44