Page 17 - Modul Sistem Koordinasi_Neat
P. 17
2. Struktur Sistem Saraf
Untuk bereaksi terhadap rangsangan, tubuh memerlukan 3 komponen
yaitu sistem saraf, reseptor, dan efektor.
Efektor: Sel saraf yang mengirimkan tanggapan
rangsang
Reseptor: Sel saraf yang menerima rangsang
tanggapan rangsang
berdasarkan asal stimulus yang diterimanya dibagi menjadi:
Eksteroseptor: Interoseptor: Proprioseptor:
menerima dan menerima stimulus menerima rangsang
mendeteksi stimulus (rangsang) dari atau stimulus yang
dari luar dalam berada dalam otot.
lingkungannya. lingkungannya.
Contoh:mata, kulit, Contoh:tekanan
hidung darah, rasa lapar
Pr oses perjalanan rangsang:
Rangsang atau stimulus reseptor saraf efektor respon
Sistem saraf terdiri atas sel-sel saraf yang disebut neuron. Neuron
bergabung membentuk suatu jaringan untuk mengantarkan impuls
(rangsangan). Neuron atau sel saraf merupakan satuan kerja utama atau
bagian dari sistem koordinasi yang berfungsi untuk mengatur aktivitas tubuh
melalui rangsangan listrik secara cepat Sel saraf sebagai pengirim pesan atau
impuls baik. rangsangan maupun tanggapan.
Bagian sel saraf, yaitu:
a) Badan sel merupakan bagian neuron yang mengandung banyak cairan sel
(sitoplasma) dan inti sel (nukleus) yang berfungsi sebagai penerima
impuls dari dendrit dan menghantarkannya menuju akson dengan
perantara sitoplasma. Badan sel hanya terdapat pada pada saraf pusat
(otak dan sumsum tulang belakang) dan pada ganglion.
4