Page 26 - IPA 7.7
P. 26
Secara ukuran, asteroid lebih kecil dari planet,
tetapi lebih besar dari meteoroid. Asteroid juga
berbeda dengan komet. Salah satu asteroid yang
menarik untuk diamati adalah 243 Ida dan 4 Vesta.
Gambar 7.24 Ida dan Gambar 7.25 Vesta
Sumber: solarsystem.nasa.gov/NASA
satelitnya yang bernama Dactyl.
(2012)
Sumber: solarsystem.nasa.gov/NASA
(2018)
d. Meteor, Meteorit, dan Meteoroid
Sekilas tampak sama, tetapi ketiganya dibuat untuk
menandai benda langit yang berbeda. Meteoroid
adalah benda langit yang ukurannya sangat
bervariasi. Sebut saja mereka adalah batu luar
angkasa. Saat meteoroid itu memasuki atmosfer
Bumi, ia akan terbakar dan jatuh ke permukaan
Bumi, lalu berubah nama menjadi meteor. Setelah
berhasil melalui atmosfer Bumi, terbakar, dan
menyentuh tanah, inilah yang kita sebut Meteorit.
Gambar 7.26 berikut akan memudahkan kalian
memahami perbedaan istilah ini.
Gambar 7.26 Perbedaan
Meteor, Meteorit dan e. Komet
Meteorid
Komet adalah benda langit yang berasal dari sisa-
sisa pembentukan Tata Surya. Ia dapat berupa debu,
batu, maupun es. Seperti juga benda langit lainnya
di Tata Surya, sisa-sisa pembentukan Tata Surya ini
bergerak mengikuti orbit tertentu. Saat posisinya
terlalu dekat dengan Matahari, komet menjadi panas
dan memuntahkan gas dan debu. Pemanasan yang
lama menyebabkan komet berpendar di bagian
intinya dan membentuk semacam ekor cahaya yang
membentang panjangnya hingga jutaan km. Ukuran
kepala yang bersinar ini bisa berkali lipat besarnya
dibandingkan ukuran semula.
212 Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP Kelas VII
Book-K7-IPA BS.indb 212 6/16/2021 9:48:05 PM