Page 37 - IPA 7.7
P. 37
Manusia sudah berkali-kali menjejakkan
kakinya di Bulan. Banyak hal yang kita ketahui
dari penyelidikan-penyelidikan para astronom di
sana. Termasuk penyelidikan kemungkinan bisa
menempati Bulan sebagai Bumi yang baru.
Ukuran Bulan memengaruhi gaya gravitasi yang
dimilikinya. Jarak yang tepat antara Bulan dan Bumi
menyebabkan gaya gravitasi Bulan turut berperan
dalam menjaga kestabilan Bumi.
Perhatikan periode rotasi dan periode revolusi
Bulan pada Tabel 7.15. Periode yang nyaris sama
ini menyebabkan sisi Bulan yang terlihat dari Bumi
tidak pernah berubah. Sisi yang tak pernah teramati
dari Bumi disebut Sisi Gelap Bulan. Sisi ini baru
bisa diketahui lebih lanjut setelah Apollo tiba dan
melakukan eksplorasi.
b. Fase Bulan
Dari Bumi, bentuk Bulan terlihat berubah-ubah,
bergantung pada posisi Bulan yang sedang berputar
mengelilingi Bumi. Perbedaan bentuk ini yang
disebut sebagai Fase Bulan. Terdapat 8 Fase Bulan,
seperti yang terlihat pada Gambar 7.36 berikut.
Bulan Kuartal Pertama
Bulan Cembung Awal Bulan Sabit Awal
Bulan
Baru
Bulan Purnama
Gambar 7.36 Fase-fase
Bulan Cembung Akhir Bulan Sabit Akhir
Bulan
Bulan Kuartal Ketiga Sumber: solarsystem.nasa.gov/Bill
Dunford (2018)
Bab 7 Bumi dan Tata Surya 223
Book-K7-IPA BS.indb 223 6/16/2021 9:48:12 PM