Page 39 - IPS 7.2
P. 39

di daerah Sabah dan Serawak, Malaysia. Pemerintah Belanda pada tahun
                   1882-1885 mendatangkan Suku Bugis ke Tawau dengan tujuan membangun
                   daerah Tawau dan membuka perkebunan kelapa.

                       Suku Bugis bermigrasi secara kelompok yang dipimpin oleh tokoh-
                   tokoh bangsawan. Kaum laki-laki datang terlebih dahulu dan selanjutnya

                   membawa keluarga mereka. Suku Bugis dari generasi pertama memperoleh
                   tanah dan membuka usaha-usaha perkebunan di Sabah. Mereka juga
                   melakukan perdagangan dan menangkap ikan. Suku Bugis mendapat
                   tempat istimewa dan punya posisi penting di Sabah. Tokoh Bugis diangkat

                   menjadi pemimpin berbagai kelompok etnis yang ada di sana.



                         Lembar Aktivitas 15         Aktivitas Kelompok



                    Bagaimana perbedaan orang-orang Indonesia yang merantau ke Malaysia
                    pada masa lalu dan masa kini?



                   c.  Orang Makassar (The Macassans) di Australia
                   Suku-suku pelaut di Nusantara memanfaatkan angin monsoon  (muson)

                   barat laut untuk berlayar ke Australia. Suku Bugis secara teratur berlayar
                   ke Australia dan kerap singgah di Australia bagian utara sejak 1650. Mereka
                   menyebut daerah Arnhem di Australia Utara dengan Marege dan  wilayah

                   barat laut Australia dengan sebutan Kayu Jawa. Suku Bugis pergi ke
                   Australia Utara untuk mencari teripang (sea cucumber). Teripang tersebut
                   kemudian diasapi dan diekspor ke Tiongkok. Pada perkembangannya,
                   suku Bajau dan nelayan dari Buton juga datang untuk mencari teripang.









                                                            Gambar 2.24
                                                            Teripang (Stichopus herrmanni)
                                                            Sumber: Bernard DUPONT/Wikimedia Commons/
                                                            CC-BY-SA 2.0 (2017)


                                                       TEMA 02: KEBERAGAMAN LINGKUNGAN SEKITAR  105
   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43   44