Page 13 - E-MODUL MATERI GETARAN
P. 13
B. Periode
Perhatikan kembali Gambar 1.3. getaran yang dilalui oleh beban atau bandul
tersebut akan melewati titik-titik A-O-B-O-A-O-B-O dan seterusnya hingga bandul
berhenti bergetar. Mari kita ingat, yang dimaksud dengan satu getaran adalah satu
lintasan tertutup, yakni lintasan gerakan yang kembali ke tempat semula. Pada
Gambar 1.3 satu getarannya adalah lintasan beban melalui titik-titik A-O-B-O-A
atau O-B-O-A-O atau B-O- A-O-B. Waktu yang diperlukan untuk melakukan suatu
getaran disebut periode, dilambagkan dengan T. Periode diukur dengan satuan
sekon. Misalkan untuk melakukan 1 getaran diperlukan persamaan sebagai berikut:
T =
Keterangan:
T = Periode (sekon)
t = Waktu yang diperlukan (sekon)
n = Jumlah getaran
Jika periode sebuah getaran 5 detik, berarti untuk membuat satu getaran
diperlukan waktu 5 detik. Jika dalam satu detik terjadi lima getaran berarti
1
1
periodenya yaitu detik. Artinya dalam detik terjadi satu getaran. Dengan kata
5 5
lain, dalam satu detik terjadi lima getaran. Jumlah getaran setiap satu detik disebut
sebagai frekuensi.
C. Frekuensi
Banyaknya getaran yang terjadi setiap sekon disebut dengan frekuensi
getaran. Dalam Sistem Internasional (SI), frekuensi dilambangkan dengan f dan
memiliki satuan Hertz (Hz).
5