Page 77 - MODUL BIPA - BAHASA TULIS
P. 77
3. Bacalah teks berita berikut!
Perayaan Cap Go Meh, Ini Rangkaian Tradisi dan Maknanya
TEMPO.CO, Jakarta - Tahun Baru Imlek memang sudah
berlalu atau lebih tepatnya telah dilangsungkan pada 25
Januari 2020 silam. Meski demikian, rangkaian acara hari raya
itu masih berlaku hingga 15 hari setelahnya. Pada Sabtu, 8
Februari 2020, rangkaian terakhir pun dikenal dengan
sebutan Cap Go Meh.
Dalam penggalan bahasa Mandarin, cap artinya sepuluh,
go adalah lima dan meh ialah malam atau hari. Situs China
Highlights mengatakan bahwa kegiatan ini dikerjakan dengan
tujuan memberi penghormatan kepada Dewa Thai Yi, dewa
tertinggi di Dinasti Han kuno. Berbagai rangkaian tradisi pun
dilangsungkan dalam menyambut Cap Go Meh. Salah satu di
antaranya adalah pemasangan lentera. Dalam dialek Taiwan,
lentera memiliki makna yang serupa dengan bayi laki-laki yang
baru lahir. Untuk itu, diharapkan lentera dapat memberikan
masa depan cerah dan beruntung usai perayaan Cap Go Meh.
Barongsai juga hadir selama perayaan Cap Go Meh.
Menurut sejarah, orang kuno menganggap singa sebagai simbol
keberanian dan kekuatan. Mereka juga meyakini bahwa singa
bisa mengusir kejahatan dan melindungi manusia. Tak heran,
tarian barongsai sering dilakukan dalam berbagai acara penting
termasuk Cap Go Meh untuk menangkal kejahatan dan untuk
mendapatkan keberuntungan dan keselamatan.
Mengkonsumsi tangyuan juga selalu dikerjakan selama
Cap Go Meh. Melansir dari situs Travel China Guide, tangyuan
merupakan makanan yang berbentuk bola yang terbuat dari
tepung beras ketan yang diisi dengan gula putih, gula merah,
biji wijen, kacang tanah, kenari, dan kelopak mawar. Para
leluhur percaya bahwa tangyuan melambangkan keutuhan dan
kebersamaan.
Sarah Ervina Dara Siyahailatua | Chinahighlights |
Travelchinaguide
Gayatempo.Co
TIM BIPA UIN WALISONGO SEMARANG 77

