Page 48 - E-Module Atlas
P. 48
241 Misapropriasi Aset Suatu kecurangan yang melibatkan pencurian aset entitas; sering kali disebut defalkasi
Model basis data yang mewakili data dalam sebuah struktur hierarkis dan hanya
242 Model Data Hierarkis
memperbolehkan satu record parent untuk tiap child
243 Model Jaringan Variasi dari model hierarkis
244 Model Navigasional Model yang memiliki hubungan (link) atau jejak eksplisit di antara berbagai elemen data
Model formal yang mencerminkan hubungan antara risiko audit yang dapat diterima (AAR), risiko
245 Model Risiko Audit inheren (IR), risiko pengendalian (CR), dan risiko deteksi yang direncanakan (PDR); PDR=
AAR/(IRxCR)
246 Modem Peralatan peranti keras yang melakukan tugas modular-demodulator
Teknik di mana satu atau lebih modul terprogram khusus dilekatkan ke aplikasi host untuk
Modul Audit Melekat
247 memilih dan mencatat berbagai jenis transaksi yang telah ditentukan sebelumnya untuk analisis
(Embedded Audit Module)
selanjutnya
248 Modulassi Proses mengubah dari bentuk digital ke dalam bentuk gelombang
Peralatan yang memungkinkan adanya transmisi simultan beberapa sinyal dengan tetap
249 Multiplekser
memisahkan masing-masing sinyal tersebut
Uraian tertulis tentang pengendalian internal klien, termasuk asal-usul, pemrosesan, serta
250 Naratif
disposisi dokumen dan catatan, serta prosedur pengendalian yang relevan
251 Neraca Saldo Berjalan Daftar akun buku besar dan saldo akhir tahunnya
Daftar jumlah terutang kepada setiap vendor pada suatu titik waktu; disiapkan secara langsung
252 Neraca Saldo Utang Usaha
dari file induk utang usaha
Kondisi di mana sebuah tindakan kecurangan yang berkeinginan untuk menipu atau menutupi
253 Niat
pengetahuan bahwa suatu laporan salah
254 Nilai Realisasi Piutang Usaha Jumlah saldo piutang usaha yang beredar yang pada akhirnya akan ditagih
255 Normalisasi Data Proses yang mendukung desain basis data yang efektif
Catatan resmi dari rapat-rapat yang dilakukan oleh dewan direksi dan para pemegang saham
256 Notulen Rapat Perusahaan perusahaan, di mana masalah perusahaan, misalnya pengumuman dividen dan persetujuan
kontrak, didokumentasikan
257 Observasi Pemantauan proses atau prosedur yang sedang dilaksanakan oleh pihak lain
258 Opini Audit Pendapat auditor mengenai penyajian laporan keuangan
Persetujuan transaksi kasus per kasus yang tidak tercakup oleh kebijakan yang berlaku untuk
259 Otorisasi Khusus
seluruh perusahaan
260 Otorisasi Umum Kebijakan untuk menyetujui semua transaksi dalam batas-batas yang ditetapkan
Orang luar yang dipekerjakan oleh perusahaan untuk memastikan bahwa sahamnya diterbitkan
261 Panitera Independen sesuai dengan provisi modal saham dalam akta perusahaan dan diotorisasi oleh dewan direksi;
diwajibkan oleh SEC untuk perusahaan swasta
Review yang dilakukan kantor-kantor akuntan publik atas ketaatan satu kantor akuntan publik
262 Peer Review
pada sistem pengendalian mutunya
Surat dari klien yang meminta agar penasihat hukum memberi tahu auditor mengenai
Pegajuan Pertanyaan Kepada
263 penundaan tuntutan hukum atau setiap informasi lainnya yang melibatkan penasihat hukum
Pengacara Klien
yang relevan dengan pengungkapan laporan keuangan
Pelaksanaan Kerja Tanpa Pembelaan hukum auditor di mana auditor mengklaim bahwa audit telah dilaksanakan sesuai
264
Kelalaian dengan standar auditing
Pengujian independen auditor atas prosedur atau pengendalian akuntansi klien yang
265 Pelaksanaan Ulang dilaksanakan sebagai bagian dari sistem akuntansi dan pengendalian internal entitas
bersangkutan
Pelaporan Keuangan yang Salah saji atau penghapusan jumlah-jumlah atau pengungkapan dalam laporan keuangan yang di
266
Curang sengaja untuk menipu para pemakai laporan sering kali disebut kecurangan
Dorongan dalam kepribadian seseorang dan lingkungan eksternal yang dapat mengarah pada
267 Peluang (Opportunity )
tindakan kecurangan
Penilaian periodik dan berkelanjutan oleh manajemen atas mutu kinerja pengendalian internal
268 Pemantauan untuk menentukan bahwa pengendalian itu berjalan seperti yang diharapkan dan dimodifikasi
bila diperlukan
46