Page 11 - bahan ajar Tema 3 Subtema 3 Pb 4
P. 11

bukanlah subjek (berupa orang) yang diberi waktu dan tempat untuk berbicara. Itulah
                  sebabnya kalimat itu kurang logis dan bukan termasuk kalimat efektif.

                  e.  Tidak Ambigu

                      Karakteristik ini berkaitan dengan tujuan utama kalimat efektif, yaitu memberikan
                  gagasan  secara  jelas  kepada  pembaca  atau  pendengar.  Maka  dari  itu,  kalimat  efektif
                  tidak boleh berpotensi memiliki makna ganda alias ambigu.

                  Contoh  kalimat  ambigu:  Penampilan  laki-laki  itu  seperti  beruang.  Penjelasan  kalimat
                  tersebut dapat berupa, laki-laki tersebut terlihat seperti hewan beruang. Atau dapat juga
                  bermakna, laki-laki tersebut terlihat memiliki banyak uang. Kamu bisa memperbaikinya
                  menjadi ‘Penampilan laki-laki itu seperti memiliki banyak uang’.

                  f.  Menaati Ejaan dan Kaidah Kebahasaan yang Baku

                  Penulisan  kalimat  efektif  bahasa  Indonesia  mengacu  pada  Pedoman  Umum  Ejaan
                  Bahasa  Indonesia (PUEBI)  atau Kamus  Besar  Bahasa  Indonesia (KBBI). Contohnya,
                  seorang  dokter  menganalisis  semua  data  pasien.  Jika  mengacu  pada  PUEBI,  kalimat
                  tersebut termasuk efektif karena kata ‘menganalisis’ sesuai dengan ejaan yang benar.
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16