Page 173 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 OKTOBER 2019
P. 173

Title          ANIES DAN BURUH SEPAKAT BENTUK TIM 7 GUNA BERDAYAKAN EKONOMI KREATIF
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      30 Oktober 2019
                              https://kumparan.com/kumparannews/anies-dan-buruh-sepakat-bentuk-tim-7 -guna-
               Page/URL
                              berdayakan-ekonomi-kreatif-1s9nVnlauq9
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)
               DKI Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota, Rabu (30/10). Massa
               buruh menuntut agar kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2020 naik
               menjadi Rp 4,6 juta, bukannya Rp 4,2 juta seperti yang diputuskan pemerintah.

               Perwakilan buruh itu kemudian berkesempatan bertemu dengan Gubernur DKI
               Jakarta, Anies Baswedan. Anies kemudian menerima perwakilan massa buruh dan
               melakukan mediasi.

               Ketua KSPI DKI Winarso, yang ikut dalam mediasi itu mengatakan Pemprov DKI tak
               dapat menggangu gugat keputusan pemerintah untuk menaikan UMP hanya sebesar
               8,51 persen. Namun sebagai gantinya Pemprov DKI akan membentuk tim 7 untuk
               para buruh.

               "Tim tujuh salah satu terobosan dari pemprov DKI untuk mengatasi ekonomi kreatif
               dari buruh sendiri. Jadi buruh enggak semata-mata mengandalkan gajinya aja setiap
               bulan," kata Winarso di Balai Kota, Jakarta, Rabu (30/10).

               Winarso menjelaskan, tim 7 ini nantinya akan menampung para buruh untuk
               dikembangkan di bidang ekonomi kreatif. Sehingga, pemasukan para buruh
               nantinya tak hanya memanfaatkan gaji semata dalam memenuhi kebutuhan hidup
               sehari-hari.

               "Tapi ada pemberdayaan disitu, pelatihan-pelatihan usaha wirausaha dan juga
               kreativitas dari buruh itu sendiri. Misalnya dia dilatih untuk membuat kerajinan, dan
               hasilnya ditindaklanjuti oleh pemprov mungkin pemasarannya," tuturnya.

               Tim 7 ini juga diharapkan nantinya dapat merangkul buruh hingga ke lapis bawah.
               Sehingga buruh dapat menyampaikan keluhannya terkait pemberdayaan kerja.

               "Komunikasi-komunikasi buruh sampai level bawah. Artinya ada suku Dinas tenaga
               kerja, tapi kan tidak menyentuh buruhnya. Dia hanya pada aturan-aturan yang
               berlaku seperti UU 13 Tahun 2003," kata dia.

               "Kalau Tim 7 berkeluh kesah tentang yang lebih spesifik, misalnya pemberdayaan
               ekonominya tadi, misalnya K3, misalnya jam kerja dan segala macam," tuturnya.




                                                      Page 172 of 173.
   168   169   170   171   172   173   174