Page 150 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 150
KEMNAKER SAMPAIKAN KABAR BAIK! PEMERINTAH AKAN PERLUAS PENERIMA
BANTUAN SUBSIDI UPAH HINGGA 1,7 JUTA PEKERJA
Jakarta-Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan memperluas
cakupan penerima Program Bantuan Subsidi Upah/Gaji bagi Pekerja/Buruh (BSU) secara nasional
di 34 provinsi dan 514 kota/kabupaten.
Kebijakan perluasan ini diputuskan Kemnaker mengingat masih adanya sisa alokasi anggaran
dan setelah melakukan koordinasi dengan Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan
Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kementerian Keuangan untuk memperluas cakupan penerima
Program BSU.
"Sisa Anggaran BSU tersebut sebesar Rp1.791.477.000.000 dan akan menyasar 1.791.477
pekerja. Anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp.8,7
triliun untuk 8.783.350 pekerja terdampak pandemi COVID-19," ujar Direktur Jenderal
Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (Dirjen PHI & Jamsos) Kemnaker, Indah
Anggoro Putri, dikutip industry.co.id, Kamis (30/09/2021).
Indah menjelaskan, realisasi dan progres program BSU saat ini telah tersalurkan kepada
6.991.873 pekerja/buruh dengan alokasi anggaran sebesar Rp6.9 triliun."Kami juga mendapat
informasi, kami harus melaporkan BSU. Alhamdulillah per hari ini mengalami progres yang
signifikan, dari target 8.783.350 pekerja," ujarnya.
Indah merinci, data calon penerima BSU yang diterima Kemnaker adalah 8.508.527 orang.
Kemudian setelah dilakukan pengecekan dan diverifikasi, ditemukan 758.327 data pekerja yang
telah menerima bantuan sosial (bansos) lain. Data tersebut dianggap tidak memenuhi syarat
penerima Program BSU. "Kami telah melakukan verified data untuk menghindari [penerima]
bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari data BSU," tegas Dirjen Putri.
Program BSU Tahun 2021 ini ditargetkan tersalur kepada seluruh penerima yang memenuhi
syarat sesuai Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021 pada akhir Oktober
2021 mendatang.
149

