Page 263 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 1 OKTOBER 2021
P. 263
Judul Asyik! BLT Subsidi Gaji Cair Lagi untuk 1,7 Juta Pekerja di 34 Provinsi
Nama Media okezone.com
Newstrend Bantuan Subsidi Upah 2021
Halaman/URL https://economy.okezone.com/read/2021/09/30/320/2479183/asyik-
blt-subsidi-gaji-cair-lagi-untuk-1-7-juta-pekerja-di-34-provinsi?page=1
Jurnalis Hafid Fuad
Tanggal 2021-09-30 11:55:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan akan memperluas cakupan penerima BLT subsidi gaji atau
Bantuan Subsidi Upah (BSU) secara nasional di 34 provinsi tersebar di 514 kota/kabupaten.
Nantinya akan ada tambahan penerima BLT subsidi gaji sebanyak 1,7 juta pekerja.
ASYIK! BLT SUBSIDI GAJI CAIR LAGI UNTUK 1,7 JUTA PEKERJA DI 34 PROVINSI
JAKARTA - Kementerian Ketenagakerjaan akan memperluas cakupan penerima BLT subsidi gaji
atau Bantuan Subsidi Upah (BSU) secara nasional di 34 provinsi tersebar di 514 kota/kabupaten.
Nantinya akan ada tambahan penerima BLT subsidi gaji sebanyak 1,7 juta pekerja.
Dirjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial (PHI & Jamsos) Kemnaker Indah
Anggoro Putri mengatakan, kebijakan perluasan penerima BSU ini, diputuskan lantaran adanya
sisa anggaran dan setelah melakukan koordinasi dengan Komite Pemulihan Ekonomi Nasional
(PEN) dan Kementerian Keuangan untuk memperluas cakupan penerima Program BSU.
"Sisa anggaran BSU tersebut sebesar Rp1.791.477,000 dan akan menyasar 1.791.477 pekerja.
Anggaran yang ditetapkan dan diberikan Komite PEN untuk Program BSU sebesar Rp8,7 triliun
untuk 8.783.350 pekerja terdampak Pandemi COVID-19," kata Indah di Jakarta, Kamis
(30/9/2021). Saat ini, realisasi dan progres program BSU saat ini telah tersalurkan kepada
6.991.873 pekerja/buruh dengan alokasi anggaran sebesar Rp6,9 triliun. "Kami juga mendapat
informasi, kami harus melaporkan BSU. Alhamdulillah per hari ini mengalami progress yang
signifikan, dari target 8.783.350 pekerja," ujarnya.
Dia merinci sesungguhnya data calon penerima BSU yang diterima kemenaker sejumlah
8.508.527 calon penerima. Kemudian setelah dilakukan pengecekan dan diverifikasi, ditemukan
758.327 data pekerja yang duplikasi bansos atau telah menerima bantuan sosial lain. Data
tersebut dianggap tidak memenuhi syarat penerima Program BSU.
“Kami telah melakukan verified data untuk menghindari bansos-bansos lain dan dikeluarkan dari
data BSU," katanya.
262

