Page 211 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 211
"Sekarang ini yang dibutuhkan adalah masyarakat merasa nyaman belanja dengan protokol
kesehatan yang ketat," lanjutnya.
Menaker juga sempat mengunjungi Carrefour maupun sejumlah resto dan toko yang ada
didalamnya, serta memastikan karyawan dibekali sejumlah alat pencegahan penularan virus,
seperti masker, face mask , serta ketersediaan hand sanitizer.
Tidak lupa membatasi kapasitas pengunjung yang datang, dan penerapan jarak sosial maupun
fisik (social/physical distance).
"Seperti tadi di Carrefour, kapasitasnya 175 orang, lebih dari itu harus menunggu ada yang
keluar, baru boleh masuk," lanjutnya.
Terkait jam kerja, Ida mengungkapkan telah memberikan imbauan kepada perusahaan swasta
serta menyerahkan prosedur kepada masing-masing perusahaan untuk menghindari
bertumpuknya massa di angkutan umum saat jam berangkat maupun jam pulang.
"Sebenarnya imbauan itu sudah saya sampaikan sebelum Gugus Tugas mengeluarkan surat
edaran. Jadi pengaturan tentang jam kerja dan pengelompokan kerja. Kami serahkan ke
manajemen perusahaan masing-masing. Yang penting menghindari bertumpuknya masyarakat
pada jam berangkat kerja maupun saat pulang kerja," lanjutnya.
Dalam sidak itu, Menaker juga mengecek kapasitas pengunjung mall. Diketahui pengunjung
mall Kota Kasablanka pada hari ini hanya berkisar 40 persen dari kapasitas yang ditentukan.
"Disiplin itu penting. Baik dari pihak manajemen maupun pengunjung. Mematuhi protokol
kesehatan itu jangan hanya karena ada kewajiban dari pemerintah, namun menjadi kebutuhan
untuk menjaga diri dan masyarakat." Ida mengapresiasi manajemen Mall Kota Kasablanka yang
telah siap memberlakukan protokol kesehatan mulai dari pintu masuk, hingga toko-toko yang
dikunjungi.
"Dari mulai pintu masuk sampai beberapa toko yang saya kunjungi tadi protokol kesehatan
berjalan dengan baik," ujarnya.(*).
Judul Terapkan Protokol New Normal, Menaker Sidak Mal Kasablanka
Nama Media cnnindonesia.com
Newstrend Sidak Penerapan Protokol Kesehatan Covid19

