Page 17 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 JANUARI 2020
P. 17
Title PESANGON TAK DIHAPUS DI OMNIBUS LAW DAN ADA TAMBAHAN ASURANSI
Media Name kompas.com
Pub. Date 16 Januari 2020
https://money.kompas.com/read/2020/01/16/092000426/pesangon-tak-dihapu s-di-
Page/URL
omnibus-law-dan-ada-tambahan-asuransi
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, RUU
Cipta Lapangan Kerja sudah masuk tahap finalisasi.
Setidaknya pada pekan ini draf rancangan undang-undang sapu jagat tersebut
rampung dan bisa diserahkan ke DPR pekan depan.
Airlangga pun mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan semua poin dalam 11
klaster yang akan dibahas dalam UU Cipta Lapangan Kerja, termasuk yang selama
ini diperdebatkan, yaitu klaster Ketenagakerjaan.
"Jadi ini kami jadwalkan agar ini bisa selesai di akhir Minggu ini," ujar Airlangga di
kantornya, Rabu (14/1/2020).
Dia pun menegaskan, UU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja tidak menghapus
kewajiban perusahaan dalam memberikan pesangon kepada pegawainya. Sebab,
salah satu hal yang menjadi perdebatan dalam RUU Cipta Lapangan Kerja adalah
pesangon yang dihilangkan.
Justru, Airlangga bilang, dalam UU sapu jagat tersebut pemerintah menambahkan
manfaat atau asuransi (unemployment benefit) dari BP Jamsostek.
"Ini adalah jaminan baru dari BPJS Ketenagakerjaan dan ini bukan menggantikan
PHK pesangon, formulasi pesangon tetap ada. Jadi ini on top daripada PHK
pesangon," kata Airlangga.
Airlangga mengatakan, bentuk manfaatnya adalah berupa uang cash selama enam
bulan berturut-turut.
Sebelumnya, Airlangga sempat menjelaskan skema unemployment benefit masuk
dalam tambahan benefit dari BP Jamsostek.
"Sekarang BPJS (BP Jamsostek) tidak punya yang namanya unemployment benefit.
Jadi orang hanya ada jaminan hari tua, atau jaminan meninggal. Sekarang kita
tambahkan jaminan kehilangan pekerjaan," kata Airlangga.
Page 16 of 98.

