Page 146 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2020
P. 146

Title          KEPALA BKPM: SERAPAN TENAGA KERJA KUARTAL I/2020 TURUN 27.454 ORANG
               Media Name     tirto.id
               Pub. Date      20 April 2020
               Page/URL       https://tirto.id/kepala-bkpm-serapan-tenaga-kerja-kuartal-i2020-turun- 27454-orang-ePJK
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive







               Serapan tenaga kerja pada kuartal I 2020 turun 27.454 menjadi 303.085 orang
               secara year on year (yoy). Anehnya, meski serapan tenaga kerja turun, realisasi
               investasi di dalam negeri di periode yang sama naik 8 persen menjadi Rp 210,7
               triliun dibanding tahun sebelumnya.

               Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menjelaskan,
               banyak faktor yang membuat serapan tenaga kerja di dalam negeri turun. Namun,
               kondisi di dalam negeri yang tengah tak stabil karena pandemi Corona Virus Disease
               2019 (COVID-19) menjadi alasan utama, serapan tenaga kerja turun.

               "Jadi kalau ditanya kenapa sampai di kuartal IV 330.539 di 2019 tenaga kerja, ini
               tidak bermaksud untuk berdalih ini karena Corona. Tapi memang faktanya bahwa
               COVID-19 salah satu di antara banyak alasan. Kenapa rekrutmen tenaga kerjanya
               tidak terlalu masif di akhir bulan ketiga," kata dia dalam Talk Show Online di
               Youtube BKPM, Senin (20/4/2020).


               Bahlil memprediksi, serapan tenaga kerja akan kembali meningkat pada akhir tahun
               2020 jika pandemi COVID-19 bisa teratasi. Biasanya, kata dia, perusahaan akan
               merekrut orang dalam jumlah besar pada pertengahan tahun dan akhir tahun untuk
               mengejar target produksi.


               "Biasanya di triwulan empat itu semua perusahaan dengan waktu yang sempit tapi
               ingin selesaikan pekerjaannya. Caranya nambah tenaga kerja. Itu rata-rata tren di
               hampir semua triwulan empat tenaga kerjanya naik. Bahkan diharapkan di kuartal
               IV serapan tenaga kerja bisa 400.000," urai Bahli.

               Sementara itu, mengenai pemutusan hubungan kerja (PHK) yang saat ini tengah
               berlangsung di berbagai sektor industri. Bahlil mengklaim pemerintah sudah
               mengimbau pada para pengusaha untuk tidak melakukan tindakan tersebut.

               "Pemerintah tidak menganjurkan ada PHK, jangan melakukan PHK karena itu
               pemerintah kasih stimulus. Merumahkan karyawan adalah alternatif yang terbaik
               dan terjelek," tandasnya.















                                                      Page 145 of 248.
   141   142   143   144   145   146   147   148   149   150   151