Page 93 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 21 APRIL 2020
P. 93

Title          CORONA, MENAKER: LEBIH DARI 449 RIBU PEKERJA DI DKI DIRUMAHKAN
               Media Name     tempo.co
               Pub. Date      20 April 2020
                              https://bisnis.tempo.co/read/1333352/corona-menaker-lebih-dari-449-rib u-pekerja-di-
               Page/URL
                              dki-dirumahkan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive
               CORONA, MENAKER: LEBIH DARI 449 RIBU PEKERJA DI DKI
               DIRUMAHKAN
               Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengatakan lebih dari 449.000
               pekerja di Provinsi DKI Jakarta telah dirumahkan sebagai akibat dampak
               perlambatan ekonomi terimbas wabah virus Corona atau Covid-19. "Ya betul (449
               ribu lebih pekerja di DKI Jakarta dirumahkan)," ujar Ida saat dikonfirmasi melalui
               pesan singkat di Jakarta, Ahad, 19 April 2020.

               Adapun total pekerja DKI Jakarta yang dirumahkan mencapai 449.545 orang. Ida
               mengatakan pemerintah telah mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi
               dampak Corona tersebut.

               Sebelumnya Ida menyebutkan total ada 114.340 perusahaan yang telah terpukul
               oleh pandemi virus Corona . Imbas dari kolapsnya ratusan ribu perusahaan itu,
               tercatat 1.943.916 tenaga kerja telah dirumahkan dan atau mengalami pemutusan
               hubungan kerja (PHK).

               "Sektor yang paljng banyak korban PHK yaitu sektor informal. Datanya ada di
               Kementerian Koperasi dan UMKM," kata Ida dalam live streaming, Ahad, 19 April
               2020.

               Per tadi malam, kata dia, sektor formal yang telah merumahkan dan mem-PHK
               karyawan ada 83.546 perusahaan. Dari sisi pekerjanya ada 1,5 juta pekerja atau
               buruh yabg di-PHK atau dirumahkan.

               Adapun sektor informal yang tercatat di Kementerian Ketenagakerjaan yang
               terdampak sebanyak 30.794 perusahaan. Sedangkan tenaga kerja yang terdampak
               sebanyak 443.760 orang. "Kelihatannya kecil, namun sektor informal ini sebenarnya
               lebih banyak. Tapi data ini tersebar, terutama di Kementerian Koperasi dan UMKM,"
               ujarnya.

               Langkah pemerintah untuk percepatan penanganan Covid-19 ini, kata Ida, adalah
               melalui optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN yang
               sudah dialokasikan sebesar Rp 405,1 triliun. Kemudian pemulihan dampak ekonomi
               Covid-19 melalui stimulus ekonomi, insentif pajak, relaksasi, pemenuhan kewajiban
               perusahaan dan kemudian impor bahan baku industri.

               "Kemudian untuk meringankan beban buruh yg dirumahkan atau di- PHK ,
               pemerintah melakukan peningkatan program perlindungan sosial melalui
               pembebasan pemotongan pembayaran listrik, program keluarga harapan, kartu
               sembako dan program Kartu Prakerja ," kata Ida.ANTARA | HENDARTYO HANGGI.




                                                       Page 92 of 248.
   88   89   90   91   92   93   94   95   96   97   98